Nasional

KDM Dorong Pilkades Digital di Seluruh Desa Jawa Barat

KDM Dorong Pilkades Digital di Seluruh Desa Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak secara elektronik digital yang mencakup seluruh desa di Kabupaten Sumedang. Penyelenggaraan tersebut melibatkan 92 desa dengan total 423 tempat pemungutan suara serta jumlah pemilih yang melampaui 270.000 orang.

Penerapan Teknologi dalam Demokrasi

Saat meninjau TPS 01 di Kantor Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, seperti dilaporkan CNN Indonesia, KDM menyatakan bahwa pelaksanaan Pilkades digital merupakan langkah agar proses demokrasi dapat berjalan selaras dengan kemajuan teknologi. Ia menilai warga di perdesaan saat ini sudah terbiasa memanfaatkan sarana digital.

Sebelum Kabupaten Sumedang, penerapan Pilkades secara elektronik digital telah lebih dulu dilaksanakan di beberapa wilayah lain meskipun belum menyeluruh di setiap daerah, seperti di Indramayu, Bekasi, dan Karawang. KDM mengungkapkan bahwa dirinya sempat menghubungi Bupati Sumedang sekitar dua pekan lalu untuk memastikan seluruh desa di kabupaten tersebut melaksanakan pemungutan suara secara digital.

Selepas Kabupaten Sumedang, pemerintah provinsi berencana memperluas penerapan Pilkades digital ke Kabupaten Subang, Cianjur, Ciamis, hingga Karawang. Ke depannya, seluruh rangkaian proses pemilihan kepala desa di wilayah Jawa Barat diproyeksikan akan menggunakan perangkat digital.

Keunggulan Sistem Digital

KDM menjelaskan bahwa sistem Pilkades digital memberikan berbagai kelebihan, di antaranya penghematan anggaran karena meniadakan kebutuhan pencetakan surat suara. Selain itu, durasi pemungutan suara menjadi lebih singkat, terutama pada tahap penghitungan suara, serta mampu menekan potensi kecurangan.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap penyelenggaraan Pilkades digital di daerahnya. Ia memastikan bahwa pemungutan suara elektronik yang perdana digelar tersebut dapat terlaksana dengan lancar.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *