Ekonomi

Respons Komisi XI DPR Soal Pernyataan Prabowo tentang MSCI

Respons Komisi XI DPR Soal Pernyataan Prabowo tentang MSCI
Daftar Isi
  1. Tanggapan Komisi XI DPR
  2. Evaluasi Pasar Saham dan Pesan untuk Global
  3. Pernyataan Presiden Prabowo

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memberikan tanggapan terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai Morgan Stanley Capital International (MSCI). Menurut Misbakhun, Presiden ingin menegaskan bahwa fondasi ekonomi Indonesia bertumpu pada kekuatan rakyatnya sendiri.

Tanggapan Komisi XI DPR

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Misbakhun di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, pada Minggu (25/10/2026). Ia menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap situasi yang tengah terjadi karena ekonomi Indonesia terbukti memiliki kelenturan yang tinggi, seperti yang terlihat ketika masa pandemi Covid-19.

Misbakhun menjelaskan bahwa ketika dunia mengalami penguncian, Indonesia mampu bangkit dengan cepat. Hal tersebut menunjukkan bahwa perekonomian nasional memiliki resiliensi, daya tahan, serta kelincahan yang sangat baik.

Evaluasi Pasar Saham dan Pesan untuk Global

Lebih lanjut, Misbakhun mengakui adanya tekanan pada pasar saham serta situasi sulit yang memang harus dihadapi dengan penuh kehati-hatian. Ia menilai para pengambil kebijakan juga perlu diberikan dorongan semangat dengan memperlihatkan dampak nyata dari langkah-langkah yang telah mereka lakukan kepada masyarakat.

Misbakhun menambahkan bahwa Komisi XI secara rutin melakukan evaluasi terhadap pasar saham di tanah air dan meyakini pasar modal Indonesia terus berbenah. Upaya ini dilakukan untuk membangun kembali kepercayaan investor lokal, regional, hingga global terhadap bursa saham Indonesia sehingga prasyarat awal dari MSCI dapat terpenuhi.

Langkah perbaikan itu juga ditujukan untuk menyampaikan pesan yang kuat dan nyata kepada MSCI serta komunitas investor global bahwa Indonesia senantiasa mengikuti protokol tata kelola bursa saham internasional.

Pernyataan Presiden Prabowo

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat menyinggung pihak MSCI yang mengancam akan mengubah status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Prabowo berpandangan bahwa pengumuman tersebut bertujuan untuk menakut-nakuti Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam taklimat sidang kabinet dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Di hadapan jajarannya, Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia tidak merasa takut dan tidak akan gentar menghadapi tekanan tersebut karena memiliki keberanian serta ketahanan yang kuat.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *