Nasional

Karhutla di Papua: 2.393 Hektare Terbakar dan 73 Hotspot

Karhutla di Papua: 2.393 Hektare Terbakar dan 73 Hotspot

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan keberadaan sebanyak 73 titik panas (hotspot) serta dua titik api (firespot) akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Papua.

Sebaran Titik Panas dan Luas Lahan

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyatakan bahwa pemantauan dalam waktu 12 jam terakhir mendeteksi puluhan titik api tersebut di kawasan selatan dan tengah. Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai 2.393 hektare yang mencakup tiga provinsi.

Berton merinci luas lahan terbakar meliputi 2.131 hektare di Provinsi Papua Barat Daya, 100 hektare di Papua Tengah, serta 161 hektare di Papua Selatan. Berdasarkan data siaran langsung BNPB, estimasi area kebakaran yang belum berhasil dipadamkan mencakup 14 hektare di Papua Barat Daya per Sabtu (24/10), 71 hektare di Papua Tengah, dan 592 hektare di Papua Selatan.

Kendala Pemadaman

Meskipun hujan sempat turun di ketiga wilayah tersebut, tim penanggulangan masih menghadapi berbagai hambatan di lapangan. Berton menjelaskan bahwa lokasi kebakaran yang terlalu jauh membuat medan penanganan menjadi sangat sulit dijangkau.

Selain wilayah hutan dan lahan, musibah karhutla di Papua juga merembet ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), tepatnya di TPA Makbon. Upaya pemadaman di lokasi TPA tersebut turut terkendala karena membutuhkan ketersediaan sumber daya yang lebih besar.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *