Tim Patroli Perintis Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 16 orang dalam operasi pencegahan tawuran di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Kegiatan penindakan tersebut berlangsung dari Kamis (22/10/2026) malam hingga Jumat (23/10/2026) dini hari.
Barang Bukti Senjata Tajam Disita
Dalam operasi pencegahan tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, stik golf, telepon genggam, dan sepeda motor dari lokasi penindakan. Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo menjelaskan bahwa patroli malam dilaksanakan untuk meredam potensi tawuran sebelum berubah menjadi bentrokan fisik yang membahayakan keselamatan warga.
“Ketika ditemukan indikasi tawuran, anggota segera melakukan pencegahan dan pembubaran agar tidak berkembang menjadi bentrokan yang menimbulkan korban maupun mengganggu warga,” ujar Wahyu.
Di Jalan Jati Waringin, Jakarta Timur, pada Jumat sekitar pukul 02.50 WIB, petugas mengamankan delapan orang usai membubarkan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Dari tempat kejadian perkara, aparat menemukan dua bilah celurit, dua buah stik golf, satu bilah samurai, tiga unit telepon genggam, dan satu unit sepeda motor.
Sementara itu, delapan orang lainnya diamankan di Jalan Batu Ceper, Gambir, Jakarta Pusat. Di lokasi kedua ini, petugas menyita tiga bilah celurit, empat unit telepon genggam, serta tiga unit sepeda motor.
Seluruh pihak yang terjaring beserta barang bukti langsung digiring ke kantor kepolisian setempat untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Kepolisian memutuskan untuk tidak mempublikasikan identitas pihak yang masih di bawah umur demi melindungi hak-hak mereka.
Imbauan Pengawasan Orang Tua
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para orang tua dan masyarakat agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja guna menekan angka tawuran.
“Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, mari bersama-sama mencegah tawuran. Jika melihat potensi gangguan kamtibmas, segera sampaikan kepada petugas atau melalui Layanan Polisi 110,” pungkas Budi.
Sumber: Liputan6.com Peristiwa








