Metropolitan

Penipuan Digital Jadi Hoaks Terbanyak di Wilayah Jakarta

Penipuan Digital Jadi Hoaks Terbanyak di Wilayah Jakarta

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penipuan digital mendominasi temuan informasi palsu di wilayah Jakarta. Berbagai modus dijalankan pelaku, mulai dari pengiriman undangan palsu, pencurian data melalui phishing, hingga pencatutan nama pejabat atau pihak lain.

Modus Penipuan dan Ragam Berita Palsu

Kepala Diskominfotik DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan, temuan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak merugikan bagi masyarakat. Selain penipuan digital, informasi palsu yang berkaitan dengan program pemerintah juga marak beredar, seperti isu seputar bantuan sosial, layanan kesehatan, hingga penanganan kebencanaan.

Menurut Marulina, pihaknya telah menggiatkan edukasi kepada masyarakat guna memperkuat kewaspadaan terhadap paparan informasi palsu. Kegiatan sosialisasi ini dijalankan melalui sinergi dengan jajaran perangkat kewilayahan, mencakup tingkat kelurahan, rukun tetangga, rukun warga, hingga pos pelayanan terpadu.

Program Edukasi dan Duta Antihoaks

Selain melibatkan perangkat wilayah, upaya peningkatan pemahaman masyarakat tersebut turut menyasar lingkungan pendidikan di sekolah-sekolah. Melalui langkah-langkah ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupaya membekali warga agar memiliki kemampuan dalam memilah kebenaran suatu informasi.

Sebagai bagian dari perluasan literasi digital, pemerintah daerah juga menginisiasi program Duta Antihoaks. Para pelajar yang terpilih dilibatkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan pesan edukasi kepada masyarakat luas.

Marulina menambahkan, pelibatan generasi muda diharapkan mampu membuat penyampaian pesan edukasi menjadi lebih efektif dan mudah diterima oleh masyarakat umum karena menggunakan gaya komunikasi anak muda.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *