Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah temuan kasus Tuberkulosis (TBC) telah mencapai 44.636 kasus sejak awal tahun hingga Rabu, 28 Oktober 2026. Angka tersebut baru memenuhi sekitar 65 persen dari target penemuan kasus yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan.
Tingkat Keberhasilan Pengobatan
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawari, menyatakan bahwa tingkat keberhasilan pengobatan TBC di wilayahnya baru berada di angka 76 persen. Kondisi tersebut mengindikasikan masih terdapat sejumlah penderita yang belum menyelesaikan pengobatan mereka secara tuntas.
Menurut Ani, prioritas utama dalam penanganan saat ini adalah memutus rantai penularan penyakit tersebut. Satu orang penderita TBC berpotensi menularkan infeksi kepada 10 hingga 15 orang lainnya apabila penanganan cepat tidak segera diberikan, sementara capaian investigasi kontak di Jakarta saat ini baru mencapai 68 persen.
Penemuan Kasus dan Peran Rumah Sakit
Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap program penelusuran atau tracing TBC yang terintegrasi dengan CKG guna mempercepat penemuan kasus dan penyelesaian investigasi kontak. Pelaksanaan penemuan kasus aktif atau active case finding banyak bersumber dari fasilitas kesehatan yang tersedia di ibu kota.
Sebanyak 64 persen kasus TBC di DKI Jakarta justru ditemukan di lingkungan rumah sakit karena jumlah fasilitas kesehatan yang memadai. Kendati demikian, kinerja penanggulangan di rumah sakit dinilai belum maksimal karena angka keberhasilan pengobatan di fasilitas kesehatan tersebut baru mencapai 71 persen.
Ani menambahkan bahwa masih terdapat 17 persen pasien di rumah sakit yang mengalami putus obat, meninggal dunia, atau belum menjalani evaluasi pengobatan.
Sumber: Liputan6.com Peristiwa








