Metropolitan

Pramono Imbau Massa Aksi di Bundaran HI Jaga Fasilitas Publik

Pramono Imbau Massa Aksi di Bundaran HI Jaga Fasilitas Publik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau massa yang akan berunjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Rabu (28/10/2026), agar tidak merusak fasilitas publik dan mengganggu ketertiban umum. Imbauan tersebut disampaikan menjelang aksi unjuk rasa yang digelar Komite Selamatkan Daulat Rakyat (Komite Sadar) bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Imbauan Pramono Anung

Pramono meminta siapa saja yang menyampaikan pendapat di muka umum di Jakarta untuk menghindari tindakan anarkis. Menurut dia, Jakarta sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia menjunjung tinggi prinsip demokrasi, sehingga masyarakat diingatkan agar tetap menjaga ketertiban serta menghormati kepentingan publik saat menyampaikan aspirasi.

Pramono berharap aparat kepolisian bersama TNI serta masyarakat dapat bekerja sama menjaga situasi agar tetap aman dan nyaman selama demonstrasi berlangsung. Ia menginginkan kegiatan penyampaian pendapat tersebut dapat berjalan dengan suasana yang menyenangkan dan tenang.

Tuntutan Komite Sadar

Perwakilan Komite Sadar, Namoradiarta Siahaan, menjelaskan bahwa aksi unjuk rasa di Bundaran HI pada Hari Sumpah Pemuda ini merupakan kelanjutan dari demonstrasi sebelumnya yang diadakan pada 20 Oktober lalu. Massa membawa tuntutan agar negara bertanggung jawab penuh dan tidak menempatkan rakyat sekadar sebagai objek dalam penyelenggaraan negara.

Namoradiarta menambahkan, suara rakyat harus menjadi penentu arah pembangunan, berperan mengawasi penggunaan anggaran, mempertahankan ruang hidup, serta memegang hak menyampaikan kritik tanpa rasa takut. Pihaknya juga menuntut pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk merealisasikan janji-janji politik dalam Asta Cita secara nyata, bukan sekadar retorika, demi mewujudkan tujuan negara dalam melindungi serta menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *