Nasional

Prabowo Beri Banpres Rp125 M untuk Karhutla di Jambi

Prabowo Beri Banpres Rp125 M untuk Karhutla di Jambi

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan Bantuan Presiden senilai Rp125 miliar guna mendukung upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bantuan tersebut menunjukkan perhatian khusus dari kepala negara terhadap warga setempat seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Penyaluran Bantuan Tahap Pertama dan Kedua

Raja Juli mengutarakan bahwa bantuan dari presiden sudah turun sebanyak dua kali ke daerah tersebut. Penyaluran tahap pertama diberikan senilai Rp85 miliar kepada pemerintah provinsi serta empat kabupaten yakni Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, dan Sarolangun.

Sementara itu, penyaluran tahap kedua menyusul pada pekan lalu dengan nominal sebesar Rp40 miliar yang disalurkan kepada Kabupaten Merangin, Muaro Jambi, Tebo, dan Bungo. Total keseluruhan dana bantuan untuk mengatasi kebakaran hutan di wilayah itu mencapai Rp125 miliar.

Penggunaan Anggaran dan Koordinasi Hukum

Pemerintah daerah diminta untuk menjamin penggunaan anggaran tersebut berlangsung secara transparan dan akuntabel. Raja Juli turut mendorong agar pemda menjalin koordinasi sejak dini dengan Kepala Kepolisian Daerah serta Kepala Kejaksaan Tinggi guna mencegah timbulnya permasalahan hukum di kemudian hari.

Dana Bantuan Presiden tersebut dapat dimanfaatkan untuk pelbagai kebutuhan penanganan karhutla, termasuk pengadaan perangkat penunjang. Apabila situasi kebakaran mulai mereda, alokasi dana bisa dialihkan untuk kesiapsiagaan seperti membangun sumur bor menghadapi musim kemarau berikutnya serta menunjang layanan kesehatan warga.

Raja Juli menambahkan, dana bantuan tersebut merupakan dukungan tambahan di luar pengadaan helikopter, operasi modifikasi cuaca, pengerahan pasukan di lapangan, serta pengadaan alat dari pemerintah. Bantuan ini juga terpisah dari anggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara melalui kementerian terkait maupun dana siap pakai di Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Pemerintah pusat bersama unsur TNI, Polri, BNPB, dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika berkomitmen untuk tidak tinggal diam dalam mengatasi bencana tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan pembakaran hutan dan lahan demi menjaga tanggung jawab bersama.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *