Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan ketersediaan dana pemulihan bencana untuk wilayah Sumatera. Kepastian tersebut disampaikan usai keduanya menggelar pembahasan mengenai percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.
Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan anggaran untuk pemulihan wilayah Sumatera pada tahun 2027 sudah dipastikan ada. Tito menjelaskan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dirancang berlangsung selama tiga tahun berturut-turut mulai dari tahun 2026, 2027, hingga 2028.
“Sebelum masuk 2027, kita sudah melakukan diskusi itu dengan Bapak Menteri Keuangan. Alhamdulillah, insyaallah anggarannya tersedia,” ujar Tito di Kantor Kemendagri, Selasa (27/10/2026), seperti dilaporkan detikcom.
Tito menambahkan, masalah pembiayaan tersebut sebelumnya juga telah dibahas bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) serta tim pengarah.
Persiapan Rancangan APBN 2027
Sementara itu, Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan kementeriannya saat ini sedang merampungkan penanganan anggaran tahun 2026 yang menyisakan waktu dua bulan, khususnya terkait rencana induk penanganan bencana di tiga provinsi di Sumatera bagian utara.
Suahasil menuturkan, koordinasi dengan Mendagri dilakukan secara tepat waktu karena seluruh kementerian dan lembaga sedang menyusun perincian anggaran yang akan dijalankan pada tahun 2027.
“Setelah itu, kita juga membicarakan untuk 2027. Bagaimana persiapan ke 2027? Karena masih ada pekerjaan lanjutan yang perlu diselesaikan pada 2027 maupun 2028. Dan ini sangat timely ya, sangat tepat timing-nya karena pada saat ini seluruh kementerian dan lembaga sedang menyelesaikan rincian dari anggaran yang akan dijalankan di tahun 2027,” kata Suahasil kepada detikcom.
Ia mengungkapkan bahwa pagu anggaran untuk setiap kementerian dan lembaga dalam APBN 2027 telah ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Pemerintah memastikan alokasi tersebut akan diprioritaskan untuk merampungkan rencana induk penanganan bencana di Sumatera.
Sumber: Berita - Detikcom








