Nasional

Prabowo Perintahkan Penambahan Operasi Udara Karhutla

Prabowo Perintahkan Penambahan Operasi Udara Karhutla

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan instruksi agar cakupan operasi udara untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan diperluas secara signifikan. Perintah tersebut dikeluarkan dalam rangkaian rapat terbatas yang digelar di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin (19/10) sore.

Instruksi Penanganan Secara Masif

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman menyampaikan arahan kepala negara tersebut dalam sesi konferensi pers usai rapat. Menurut Dudung, Presiden menegaskan bahwa upaya pemadaman dan pencegahan kebakaran hutan harus dilakukan secara menyeluruh dan berskala besar.

Dalam kesempatan yang sama, seperti dilaporkan CNN Indonesia, Dudung menyatakan bahwa Presiden turut menginstruksikan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk meningkatkan pelaksanaan operasi pembentukan hujan buatan atau *Dry Ice*. Jika sebelumnya kegiatan tersebut hanya memanfaatkan pesawat berjenis Casa, kini armada udara akan diperkuat dengan mengerahkan pesawat angkut berat Hercules.

Pengerahan Personel Tambahan

Selain penambahan armada pesawat, Kepala Negara juga menghendaki adanya penambahan jumlah personel di lapangan. Tenaga tambahan ini akan direkrut dari jajaran Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hingga Dinas Kehutanan guna mempercepat proses penanggulangan bencana tersebut.

Dudung menambahkan bahwa seluruh langkah penanganan ini harus dijalankan secara terukur, cepat, dan berdampak nyata karena terbukti mampu membantu proses mitigasi di lapangan. Hingga saat ini, pemerintah telah mengerahkan total 47 unit pesawat serta melibatkan kekuatan sebanyak 60 ribu personel untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *