Daftar Isi
Pemerintah Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, mempercepat pemulihan pascabencana dengan memanfaatkan tambahan Transfer ke Daerah Tahun Anggaran 2026. Sejumlah sektor prioritas mulai dari jaringan irigasi, jalan lingkungan, hingga kantor kelurahan diperbaiki guna mendukung kembali aktivitas ekonomi serta pelayanan masyarakat.
Alokasi Anggaran Sektor Prioritas
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menyatakan bahwa dukungan anggaran dari pemerintah pusat diarahkan untuk memenuhi kebutuhan prioritas daerah. Pemko Padangsidimpuan mengelola tambahan TKD sekitar Rp111 miliar untuk sejumlah sektor, yang meliputi pekerjaan umum, perumahan dan permukiman, pendidikan, serta kesehatan.
Melalui TKD Tambahan, Pemko Padangsidimpuan mengarahkan anggaran ke sejumlah sektor prioritas agar pemulihan berjalan sesuai kebutuhan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, ujar Letnan dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).
Rehabilitasi Irigasi Pertanian
Pada sektor pertanian, pemulihan dilakukan melalui rehabilitasi bendung dan jaringan irigasi Daerah Irigasi Sabungan Julu senilai Rp889,98 juta. Pekerjaan mencakup pembangunan bendung baru dan sayap bendung, normalisasi saluran, serta perbaikan dinding saluran untuk mengembalikan distribusi air ke sekitar 200 hektare sawah warga.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan Arif Budiman menjelaskan bendung rusak setelah dua kali banjir besar menerjang Sungai Aek Sibontar pada 2025. Sebelumnya, petani sempat bergotong royong menyusun karung berisi pasir sebagai bendungan darurat agar sebagian air tetap mengalir ke sawah. Penanganan permanen kini berlangsung sejak 9 Oktober 2026 dan ditargetkan selesai sebelum masa kontrak berakhir pada Desember.
Pembangunan sayap bendung dan perbaikan saluran diharapkan mampu mengarahkan aliran air sekaligus menjaga agar distribusi pengairan kembali optimal, kata Arif, menambahkan bahwa kepastian pasokan air tersebut menjadi harapan petani agar dapat melanjutkan musim tanam.
Perbaikan Jalan Lingkungan
Pemulihan akses warga juga berjalan di Jalan Tandang Mulia Harahap, Kompleks Sidimpuan Baru, Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Rehabilitasi senilai Rp1,96 miliar tersebut mencakup sekitar 1.300 meter jalan yang tersebar di 14 titik, dengan pekerjaan lapisan fondasi dan pengaspalan hotmix yang dimulai pada awal Oktober dan ditargetkan selesai pada 12 Desember 2026.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Padangsidimpuan Addi Mawardi Harahap memaparkan bahwa pekerjaan tersebut merupakan satu dari delapan lokasi penanganan infrastruktur di bawah Bidang Bina Marga yang didukung tambahan TKD, dengan total anggaran sekitar Rp7 miliar. Meski hujan menjadi kendala mobilisasi material, pelaksanaan tetap diarahkan untuk memenuhi jadwal penyelesaian.
Bagi warga Kompleks Sidimpuan Baru, perbaikan jalan ini menjawab persoalan kerusakan dan genangan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Warga setempat, Muhammad Irfan Siregar, mengatakan genangan saat hujan deras dapat mencapai mata kaki dan sepeda motor tidak bisa melintas ketika terjadi banjir besar, sehingga ia berharap perbaikan tersebut memberikan manfaat jangka panjang.
Rehabilitasi Kantor Kelurahan
Selain akses jalan dan jaringan irigasi, pemulihan pelayanan publik dilakukan melalui rehabilitasi Kantor Kelurahan Sitamiang Baru senilai Rp397,5 juta. Perbaikan mencakup pembenahan bangunan, penggantian rangka atap, serta pembangunan struktur penahan tebing untuk mengurangi risiko kerusakan berulang dengan target penyelesaian pada 23 Desember 2026.
Lurah Sitamiang Baru Irwansyah Efendi Harahap mengatakan, selama kantor belum layak digunakan, pelayanan sempat dialihkan ke rumah salah satu staf sebelum akhirnya menempati bangunan puskesmas pembantu di dekat lokasi.
Kami berharap rehabilitasi ini segera mengembalikan pelayanan ke kantor kelurahan sehingga masyarakat dapat mengurus administrasi dengan lebih nyaman dan mudah, pungkasnya.
Sumber: Berita - Detikcom






