Ekonomi

Pemerintah Segera Lakukan Hilirisasi Kratom dan Kemenyan

Pemerintah Segera Lakukan Hilirisasi Kratom dan Kemenyan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto akan segera memulai hilirisasi kratom dan kemenyan di Indonesia. Langkah ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendongkrak penerimaan negara hingga puluhan miliar dolar.

Potensi Ekonomi dan Rencana Peresmian

Menurut Luhut, kedua produk pertanian tersebut memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran global. Wacana hilirisasi ini disamakannya dengan awal mula kebijakan hilirisasi nikel yang dimulai satu dekade lalu.

Pemerintah dijadwalkan akan meresmikan pusat riset Genome Sequencing di Toba, Sumatra Utara, yang dipersiapkan sebagai lokasi hilirisasi kratom dan kemenyan. Pusat penelitian tersebut rencananya akan diresmikan oleh Presiden pada bulan Maret tahun depan jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.

Perkembangan Ekspor Kratom

Pemerintah Indonesia sebelumnya telah meresmikan ekspor kratom pada 26 Agustus 2024 melalui penerbitan dua regulasi oleh Menteri Perdagangan saat itu, Zulkifli Hasan, yakni Permendag Nomor 20 Tahun 2024 dan Permendag Nomor 21 Tahun 2024.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Indonesia menguasai 96 persen pasokan kratom di Amerika Serikat. Nilai ekspor komoditas herbal asal Kalimantan Barat yang digunakan untuk keperluan medis dan pengobatan tersebut telah mencapai US$350 juta atau setara Rp5,8 triliun.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *