Nasional

Cerita Masa Kecil Sulit, Wamentan Dukung Program MBG

Cerita Masa Kecil Sulit, Wamentan Dukung Program MBG

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Muhammad Saleh Mustafa membagikan kisah masa kecilnya yang hidup dalam kekurangan saat bersekolah di Ternate, Maluku Utara. Pengalaman sulit tersebut mendorongnya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pengalaman Hidup Sulit di Ternate

Saleh menceritakan kisah tersebut ketika menghadiri Rembuk Nasional Pemuda Indonesia ke-3 yang dilangsungkan di THE TRIBRATA, Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10/2026). Ia mengungkapkan bahwa keluarganya yang terdiri dari tujuh orang pernah harus berbagi satu butir telur untuk sarapan sebelum pergi ke sekolah.

Menurut Saleh, kondisi ekonomi keluarganya pada masa itu sangat sulit sehingga telur satu butir harus dipotong menjadi tujuh bagian. Selain itu, keluarganya juga kerap mengonsumsi nasi tanpa lauk ikan dan menggantinya dengan mentega agar tetap terasa nikmat saat disantap.

Persoalan kekurangan gizi dan tengkes atau stunting, kata Saleh, masih dapat ditemukan di berbagai daerah meskipun hal tersebut jarang terlihat oleh masyarakat yang tinggal di perkotaan besar seperti Jakarta. Ia menyebut masyarakat di wilayah Ternate dan Halmahera sangat mengharapkan agar program MBG terus dilanjutkan demi mengatasi persoalan gizi.

Dukungan dan Evaluasi Program MBG

Saleh menyatakan bahwa program pemenuhan makanan bergizi kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah yang berjalan berdampingan dengan agenda swasembada pangan, ketahanan energi, serta hilirisasi.

Meskipun memberikan dukungan penuh terhadap kelanjutan program tersebut, Saleh tidak menampik bahwa pelaksanaan MBG sempat menemui kendala terkait manajemen yang belum berjalan secara tepat pada waktu lalu. Kendati demikian, ia menilai pelaksanaan program tersebut saat ini sudah mulai menunjukkan perbaikan dan peningkatan yang berarti.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *