Seorang wanita tanpa identitas ditemukan tergeletak di halaman depan sebuah masjid di kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Perempuan tersebut diduga berada dalam kondisi mabuk berat dan sengaja ditinggalkan oleh seorang teman prianya setelah turun dari sepeda motor.
Kronologi Penemuan di Depan Masjid
Peristiwa ini bermula ketika warga sekitar melihat keberadaan wanita berambut panjang tersebut dalam kondisi tak berdaya pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 02.20 WIB. Peristiwa itu sempat menarik perhatian publik dan beredar luas di media sosial dalam bentuk foto yang memperlihatkan korban mengenakan pakaian serta berselimut sarung di luar ruangan.
Kapolsek Tanah Sareal Kompol Sonson Sudarsono mengonfirmasi kebenaran kejadian yang berlokasi di Kampung Pulo, Sukadamai, Tanah Sareal tersebut. Menurut keterangan warga setempat yang berada di dalam masjid, wanita itu tiba dengan berboncengan tiga bersama sejumlah pria sebelum akhirnya diturunkan di pinggir jalan depan masjid.
“Kejadiannya betul, dugaannya mabuk berat. Betul, yang ditemukannya itu wanita, ditemukannya di pinggir jalan depan masjid,” kata Sonson ketika dimintai konfirmasi.
Sonson menambahkan bahwa dugaan mabuk diperkuat oleh aroma alkohol yang tercium dari mulut korban saat diperiksa oleh warga. Selain itu, tidak ditemukan kartu identitas apapun pada diri perempuan tersebut.
Upaya Warga dan Tindakan Kepolisian
Warga yang menyaksikan kejadian sempat berupaya mengejar pengendara motor yang meninggalkan wanita tersebut, namun usaha itu tidak membuahkan hasil. Warga kemudian memutuskan untuk melaporkan situasi mencurigakan itu kepada aparat kepolisian setempat.
“Warga berusaha mengejar, namun tidak terkejar. Setelah itu warga menghubungi pihak kepolisian,” ujar Sonson.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli kepolisian langsung mendatangkan lokasi untuk melakukan pengecekan. Karena korban tidak memiliki identitas diri, pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk mengamankan wanita tersebut sebelum petugas melanjutkan patroli ke lokasi laporan masyarakat lainnya.
Sumber: Berita - Detikcom








