Kriminal

Alasan Ekonomi, Pasutri Muda Bunuh Anak Balita di Toilet Pasar

Alasan Ekonomi, Pasutri Muda Bunuh Anak Balita di Toilet Pasar

Sepasang suami istri muda berinisial AR (22) yang merupakan ayah tiri dan JM (20) selaku ibu kandung tega membunuh anak balita berinisial SF yang baru berusia 20 bulan. Peristiwa tragis tersebut terjadi di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/11).

Kronologi Pengungkapan Kasus

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Seala Syah Alam menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah pemilik toilet umum membuat laporan mengenai dugaan peristiwa sodomi. Namun, dari hasil penyelidikan lebih lanjut, kepolisian mendapati fakta bahwa kejadian tersebut sebenarnya adalah tindak pidana pembunuhan.

Setelah menghabisi nyawa korban di dalam toilet, kedua pelaku melarikan diri dengan memesan taksi daring menuju kawasan Palmerah. Setibanya di Palmerah, mereka berjalan kaki hingga ke Bendungan Hilir (Benhil).

Di kawasan Benhil, tepatnya di sebuah lahan kosong di sisi kiri jalan, kedua pelaku menguburkan jasad korban dengan membungkusnya menggunakan kantong kresek. Saat ini, jenazah korban telah berada di Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi oleh dokter forensik.

Motif Ekonomi dan Penanganan Kakak Korban

Berbekal laporan tersebut, jajaran kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku. Berdasarkan pendalaman petugas, aksi keji itu dipicu oleh persoalan ekonomi keluarga.

Kompol Seala menyampaikan bahwa para pelaku merasa tidak mampu secara finansial. Dari dua anak yang mereka miliki, anak bungsu tersebut akhirnya dibunuh oleh orang tuanya sendiri.

Sementara itu, anak pertama mereka yang berusia tiga tahun telah mendapatkan penanganan dari pihak kecamatan. Pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan camat setempat agar anak tersebut untuk sementara waktu dirawat oleh Dinas Sosial.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *