Hukum & Kriminal

WN India Selundupkan Serbuk Emas 1 Kg di Juanda

WN India Selundupkan Serbuk Emas 1 Kg di Juanda

Petugas Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, menangkap seorang Warga Negara Asing asal India berinisial MW (31) karena nekat menyembunyikan serbuk emas seberat 1,14 kilogram senilai Rp2,9 miliar di bagian dubur, Senin (27/10).

Modus Baru Penyelundupan Emas

Pelaku berencana membawa serbuk emas tersebut menuju Kuala Lumpur, Malaysia, dengan menumpang pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH870. Guna mengelabui pengawasan petugas dan sistem keamanan bandara, MW membungkus serbuk emas itu menggunakan tiga buah kondom sebelum memasukkannya ke dalam rektum.

Komandan Lanudal Juanda, Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan, menyatakan bahwa pengungkapan tersebut merupakan kasus pertama di Bandara Juanda yang memakai modus operandi penyimpanan barang di dalam organ tubuh. Metode serupa, menurutnya, baru terjadi di segelintir bandara lain di tanah air seperti Jakarta dan Bali.

Berdasarkan pemeriksaan fisik di lokasi, serbuk emas itu memiliki berat kotor 1.151,46 gram serta berat bersih 1.144,18 gram. Kadar kemurnian barang selundupan tersebut tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 99,5 persen atau setara dengan 23,88 karat.

Penyerahan Barang Bukti dan Proses Hukum

Henoch memperkirakan total nilai dari serbuk emas murni yang dibawa oleh pelaku menyentuh angka Rp2.917.659.000. Barang bukti senilai Rp2,9 miliar tersebut rencananya hendak diselundupkan ke ibu kota Malaysia.

Usai diamankan oleh Satuan Tugas Pengamanan Bandara Juanda, pelaku beserta seluruh barang bukti langsung dilimpahkan kepada pihak Bea Cukai Surabaya. Penanganan perkara ini turut melibatkan kepolisian dan instansi keimigrasian untuk mendalami potensi keterlibatan jaringan sindikat internasional.

Atas perbuatannya, MW dijerat menggunakan Pasal 102A Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan yang mengatur tentang tindak pidana penyelundupan di sektor ekspor.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *