Metropolitan

Cerita Pramono Anung Tak Bisa Tidur Jelang JRF 2026

Cerita Pramono Anung Tak Bisa Tidur Jelang JRF 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kondisi cuaca menjelang pelaksanaan dua acara besar di Ibu Kota. Ia berharap cuaca tetap kondusif demi kelancaran Jakarta Running Festival 2026 dan konser Kanye West yang dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan ini.

Kekhawatiran Cuaca Jelang Acara Besar

Ajang lari Jakarta Running Festival 2026 akan diselenggarakan pada 24 hingga 25 Oktober 2026. Sementara itu, konser musisi internasional Kanye West atau Ye dijadwalkan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Pramono Anung mengaku sempat merasa gelisah hingga kesulitan memejamkan mata akibat memikirkan kondisi cuaca di Jakarta. “Semalam terus terang, saya enggak bisa tidur karena saya berharap banget bahwa hari ini hujan, kemarin juga hujan,” kata Pramono di Jakarta, Jumat (23/10/26), seperti dilaporkan Liputan6.com.

Rangkaian kegiatan besar ini, ditambah dengan berbagai agenda musik lain yang berlangsung hingga Desember, dinilai semakin memperkuat posisi Jakarta. Pramono menyebut dinamika tersebut menegaskan kedudukan Jakarta sebagai pusat industri kreatif nasional.

“Ini menandakan bahwa Jakarta kini telah menjadi episentrum acara kreativitas di Indonesia,” ujar Pramono.

Perintah Modifikasi Cuaca untuk BPBD

Atas kekhawatiran tersebut, Pramono langsung mengambil langkah antisipasi dengan menghubungi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Ia meminta agar diupayakan modifikasi cuaca demi mendinginkan suhu udara di kota ini.

Sebelumnya, Pramono telah menginstruksikan BPBD untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada tanggal 22 sampai 23 Oktober 2026 menjelang perhelatan Jakarta Running Festival 2026. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk mendorong terjadinya hujan hingga tanggal 25 Oktober agar para peserta dapat menikmati suasana yang lebih sejuk dan nyaman.

“Tapi yang jelas, sampai dengan tanggal 25 itu sendiri saya sudah memerintahkan kalau memang bisa apa dibantu didorong untuk diturunkan hujan, kami akan menurunkan hujan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *