Nasional

Warga Sumsel Susah Tidur Malam Imbas Karhutla Belum Padam

Warga Sumsel Susah Tidur Malam Imbas Karhutla Belum Padam

Kebakaran hutan dan lahan masih terus melanda kawasan Talang Kelapa di perbatasan Palembang-Banyuasin, Sumatra Selatan. Kondisi tersebut membuat warga setempat mengeluhkan terganggunya waktu tidur malam akibat aktivitas pemadaman yang berlangsung terus-menerus.

Keluhan Warga dan Data Titik Panas

Salah seorang warga Talang Kelapa Banyuasin bernama Mirza Syahrani menyatakan keresahannya lantaran selalu mendengar suara sirine kendaraan pemadam kebakaran yang lalu-lalang menuju titik api pada malam hari, seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Hal senada diungkapkan oleh Eko, warga Talang Kelapa Palembang, yang merasakan waktu istirahatnya terganggu setiap malam karena kesibukan petugas memadamkan karhutla.

Berdasarkan data Sipongi Kementerian Kehutanan per Selasa (21/10) pukul 05.00 WIB, terdapat sebanyak 1.277 titik panas di Sumatra Selatan. Rinciannya terdiri atas 857 titik panas di lahan gambut serta 420 titik di lahan mineral.

Kabupaten Banyuasin yang meliputi wilayah Talang Kelapa merupakan penyumbang titik panas terbesar kedua dengan jumlah 326 titik, yang terbagi atas 230 titik di lahan gambut dan 96 titik di lahan mineral. Di sisi lain, Kota Palembang mencatatkan 12 titik panas yang mayoritas terletak di perbatasan Talang Kelapa dan Sukarami.

Kondisi Lahan dan Dampak Asap

Wilayah Talang Kelapa tercatat sebagai klaster kebakaran hutan dan lahan paling aktif di perbatasan Palembang-Banyuasin dalam kurun waktu sepekan terakhir. Area yang terbakar didominasi oleh lahan gambut, rawa-rawa yang mengering, serta semak belukar.

Kondisi tersebut menyebabkan api sangat cepat merambat dan sulit dikendalikan oleh tim di lapangan. Selain itu, kebakaran ini menimbulkan kabut asap pekat yang terbawa oleh tiupan angin hingga ke wilayah Kota Palembang.

Kabut asap akibat karhutla tersebut tampak menyelimuti Kota Palembang pada Rabu (21/10) pagi, yang mengakibatkan jarak pandang menjadi terbatas serta menimbulkan bau asap yang menyengat.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *