Nasional

Tiga Kabupaten di Aceh Berstatus Awas Curah Hujan Tinggi

Tiga Kabupaten di Aceh Berstatus Awas Curah Hujan Tinggi
Daftar Isi
  1. Sebaran Wilayah Terdampak
  2. Imbauan dan Status Daerah Lain
  3. Kondisi Banjir Terkini

Tiga kabupaten di Provinsi Aceh, yakni Nagan Raya, Aceh Barat Daya (Abdya), dan Aceh Selatan, ditetapkan berstatus Awas potensi curah hujan tinggi sepanjang Dasarian I November 2026 yang mencakup rentang tanggal 1 hingga 10 November.

Sebaran Wilayah Terdampak

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah 1 menyatakan penetapan status tersebut didasarkan pada hasil pemantauan indikator iklim serta prospek cuaca terkini di kawasan pesisir barat dan selatan Aceh. Di Kabupaten Nagan Raya, wilayah yang masuk dalam radius status awas meliputi Kecamatan Beutong, Darul Makmur, Tadu Raya, dan Tripa Makmur.

Sementara itu, ancaman cuaca ekstrem di Aceh Barat Daya membayangi delapan kecamatan yang terdiri atas Babahrot, Blangpidie, Jeumpa, Kuala Batee, Lembah Sabil, Setia, Susoh, hingga Tangan-Tangan. Adapun untuk wilayah Aceh Selatan, status awas meliputi Kecamatan Meukek, Labuhan Haji Barat, dan Labuhan Haji Timur.

Imbauan dan Status Daerah Lain

Kepala BMKG Balai Besar Wilayah 1, Hendro Nugroho, dalam keterangannya kepada CNNIndonesia.com pada Senin (2/11), meminta masyarakat serta pemerintah daerah di wilayah dengan kategori awas agar meningkatkan kewaspadaan. Ia menambahkan bahwa curah hujan tinggi berpotensi menimbulkan dampak berupa banjir, banjir bandang, maupun tanah longsor.

Selain tiga wilayah berstatus Awas tersebut, BMKG turut menetapkan status Siaga untuk Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Jaya, Aceh Barat, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam. Wilayah Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Tengah, serta Simeulue berada dalam kategori Waspada.

Kondisi Banjir Terkini

Berdasarkan pemutakhiran data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) pada Senin (2/11), wilayah Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Barat dilaporkan masih tergenang banjir. Sebanyak 161 jiwa di Aceh Selatan terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam air.

Di Aceh Barat, sebanyak 105 jiwa yang berasal dari Kecamatan Sungai Mas dan Woyla Barat juga harus mengungsi di tengah genangan banjir yang masih melanda. Selain kedua daerah tersebut, bencana banjir secara bersamaan turut melanda Kabupaten Pidie Jaya dan Gayo Lues.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *