Sebuah pesawat penerbangan jenis Caravan PK-LTF milik Asian One Air tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 08.30 WIT. Insiden tersebut mengakibatkan dua prajurit TNI mengalami luka-luka.
Ban Terlepas dan Pesawat Masuk Rawa
Pesawat yang dikemudikan oleh Captain Riza bersama kopilot Captain Andi itu mengangkut delapan orang penumpang. Rincian penumpang meliputi tiga anggota Koramil 1718/Sugapa, satu personel Polres Intan Jaya, serta empat warga sipil. Enam penumpang lainnya dilaporkan selamat tanpa luka serius, dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Berdasarkan keterangan awal, ban pesawat mendadak terlepas ketika mulai menyentuh permukaan landasan pacu. Sejumlah penumpang mengaku mendengar suara benturan disertai hentakan keras dari bagian bawah pesawat saat pendaratan berlangsung. Pilot kemudian mengarahkan pesawat ke sisi kiri hingga keluar dari jalur utama dan berhenti di area rawa-rawa.
Penyelidikan oleh Pihak Kepolisian
Kecelakaan tersebut membuat badan pesawat mengalami kerusakan. Dua anggota TNI yang terluka akibat benturan yakni Serka Matheus yang mengalami cedera di bagian pinggang dan Koptu Johar yang menderita luka di bagian kepala.
Aparat dari Kepolisian Resor Intan Jaya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah lokasi dan mengamankan area sekitar bandara.
Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian Corneles A. Samakori menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih mendalami keterangan para saksi serta mengumpulkan fakta di lapangan. “Sampai saat ini, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden tergelincirnya pesawat tersebut, termasuk informasi mengenai ban pesawat yang dikabarkan lepas ketika hendak melakukan pendaratan,” kata Sofian saat dihubungi dari Nabire, Sabtu (24/10).








