Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen mendorong industrialisasi serta percepatan hilirisasi. Langkah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan ribuan hingga ratusan ribu industri baru di tanah air.
Mendorong Daya Saing Ekonomi Nasional
Listyo menyampaikan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto akan terus menggenjot industrialisasi nasional. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat daya saing ekonomi, mendongkrak nilai tambah, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Selain menumbuhkan industri baru, pemerintah berkomitmen menjaga keberlangsungan usaha guna mencegah pemutusan hubungan kerja. Perlindungan terhadap hak-hak para pekerja juga menjadi fokus utama dalam kebijakan tersebut.
Sinergi untuk Kesejahteraan Pekerja
Menurut Listyo, kesuksesan program industrialisasi harus ditopang oleh tiga elemen penting, yakni tenaga kerja kompeten, industri berdaya saing, serta hubungan industrial yang harmonis. Sinergi yang kuat antara pemerintah, pekerja, dan pengusaha sangat dibutuhkan agar pertumbuhan sektor industri sejalan dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.
Listyo menambahkan bahwa peningkatan keterampilan buruh memegang peran krusial dalam mendukung pengembangan industri bernilai tambah. Hal tersebut sekaligus berfungsi memperkuat posisi tawar Indonesia di kancah perdagangan global.
Seluruh agenda pembangunan industri ini harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perlindungan yang optimal bagi para pekerja. “Mari kita satukan tekad, perkuat sinergi, dan terus berkarya untuk wujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” ujarnya.







