Kriminal

Kebakaran Empat Gunung di Jatim Meluas ke Perkebunan Warga

Kebakaran Empat Gunung di Jatim Meluas ke Perkebunan Warga
Daftar Isi
  1. Kondisi Karhutla di Gunung Bromo
  2. Titik Api di Gunung Sigiran dan Arjuno-Welirang
  3. Perkembangan Kebakaran di Gunung Argopuro

Kebakaran hutan dan lahan di Jawa Timur dilaporkan terus meluas hingga Selasa (20/10). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur, terdapat empat kawasan gunung dan pegunungan yang masih mengalami kebakaran.

Kondisi Karhutla di Gunung Bromo

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno menjelaskan bahwa kebakaran di kawasan Bromo bermula dari sisi timur Mentigen di area Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang, Probolinggo, pada Kamis (15/10). Api kemudian meluas ke Area Gunung Ringgit, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Probolinggo; Blok Kesiman area Lemah Pasar, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan; serta Bukit Keciri atau Bukit Premium, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

“Jarak titik api dari permukiman warga sekitar 1-2 kilometer dan aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung,” ucap Satriyo seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Satriyo menambahkan, petugas gabungan dan relawan berhasil memadamkan semua titik api, namun masih tersisa kepulan asap di wilayah Penanjakan. Luas wilayah yang terbakar mencapai 75,37 hektare dan data tersebut masih berkembang. Kebakaran ini juga menewaskan lima petugas gabungan dan relawan saat upaya pemadaman, yaitu Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata dari petugas TNBTS, Wisnu Yuda Pratama dan Sefriel Ardiansyah selaku karyawan hotel, serta Munawi yang merupakan anggota Masyarakat Mitra Polhut. Sementara itu, satu personel pengamanan bernama Suraji masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo akibat luka bakar.

Titik Api di Gunung Sigiran dan Arjuno-Welirang

Kebakaran berikutnya terjadi di atas Surga Cendono, wilayah Gunung Sigiran, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, sejak Selasa (13/10). Satriyo menyampaikan bahwa jarak titik api dari permukiman warga berada di sekitar 5-6 kilometer tanpa berdampak langsung pada aktivitas masyarakat. Tim gabungan memantau pergerakan api yang mengarah ke wilayah Mojokerto, kendati penanganan menghadapi kendala akses karena titik api berada di lereng dan punggungan bukit yang sulit dijangkau.

Sementara itu, kebakaran di kawasan Gunung Arjuno-Welirang melanda Gunung Ringgit, Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, sejak Jumat (16/10). Satriyo menuturkan bahwa titik api terpantau di Puncak Cemoro Mencil dan Puncak Limas, serta bergerak ke arah selatan menuju Singosari, Kabupaten Malang. “Sementara itu, di wilayah Petungombo, Desa Tambaksari, Kabupaten Pasuruan, api telah merembet ke area perkebunan warga,” ujar dia.

Tim gabungan saat ini membuat sekat bakar atau ilaran di Puncak Cemoro Mencil dan Puncak Limas guna mencegah api merembet ke area sekitar. Jarak titik api dari permukiman warga di kawasan ini tercatat sekitar 2-3 kilometer.

Perkembangan Kebakaran di Gunung Argopuro

Kebakaran juga terjadi di Tamankursi, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, yang terdeteksi di wilayah kaki Gunung Argopuro sejak Kamis (15/10). Kebakaran di Situbondo tersebut dilaporkan telah meluas sebagian ke wilayah Probolinggo dan Jember.

“Tim gabungan melanjutkan pemantauan dari jarak jauh karena lokasi titik api yang sulit dijangkau. Jarak titik api dari permukiman warga sekitar 15-20 km dan aktivitas masyarakat sekitar tidak terdampak secara langsung,” kata Satriyo.

Hingga saat ini, luas keseluruhan area yang terbakar di empat kawasan gunung dan pegunungan di Jawa Timur tersebut masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *