Metropolitan

Jakarta Bersiap Sambut Konser BTS dan Westlife

Jakarta Bersiap Sambut Konser BTS dan Westlife

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi keberhasilan Jakarta menjadi destinasi pertunjukan musik internasional, setelah suksesnya konser Kanye West atau Ye di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Ia menyampaikan bahwa Jakarta selanjutnya bersiap menggelar acara dari grup kenamaan Korea Selatan, BTS, hingga grup musik asal Irlandia, Westlife.

Agenda Konser dan Kemudahan Perizinan

Pramono menyampaikan rencana tersebut di sela-sela peresmian Gereja Masehi Advent di Jakarta Timur pada Minggu (25/10/2025). Ia menerangkan bahwa BTS dijadwalkan tampil selama tiga hari pada tanggal 26, 27, dan 29, serta tinggal di Jakarta selama empat hari. Sementara itu, penampilan Westlife direncanakan berlangsung pada Januari mendatang.

Ia mengungkapkan bahwa dahulu Jakarta bukan prioritas utama bagi musisi papan atas dunia untuk mengadakan pertunjukan. Namun, langkah perbaikan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat iklim penyelenggaraan acara besar menjadi lebih terbuka, transparan, dan memberikan kenyamanan bagi penyelenggara maupun artis.

Atas capaian tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif memberikan apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta. Pramono menyebutkan apresiasi itu disampaikan saat ia diundang menjadi pembicara utama dalam forum ekonomi kreatif internasional.

Dampak Positif bagi Ekonomi Ibu Kota

Kehadiran berbagai agenda berskala global dinilai efektif dalam menjaga kondisi ekonomi makro Jakarta tetap stabil di tengah tekanan situasi ekonomi dunia. Aktivitas perekonomian terus bergerak seiring tingginya mobilitas pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

Seperti dilaporkan detikcom, konser Ye Live in Jakarta 2026 tercatat menarik sekitar 60.000 penonton, di mana 30.000 di antaranya merupakan wisatawan dari mancanegara. Selain konser musik tunggal, ajang seperti Jakarta Running Festival 2026 serta festival musik Pestapora 2026 memberikan kontribusi besar, dengan perputaran uang Pestapora diperkirakan mencapai lebih dari Rp250 miliar.

Pemprov DKI Jakarta menyatakan akan terus melanjutkan berbagai langkah terobosan untuk mendorong pembangunan kota dan menggerakkan roda perekonomian daerah.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *