Kriminal

Bobby Nasution Sebut Sumut Juara 1 Narkoba ke Kapolri

Bobby Nasution Sebut Sumut Juara 1 Narkoba ke Kapolri
Daftar Isi
  1. Tantangan Peredaran Narkoba di Sumut
  2. Pengalaman Masa Lalu dan Harapan untuk Belawan
  3. Respons Kapolri Terkait Penanganan Narkoba

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan kepada Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bahwa wilayah yang dipimpinnya menempati peringkat pertama penyalahgunaan narkoba selama lima tahun berturut-turut. Kondisi tersebut diungkapkan dalam acara pengungkapan narkotika di Terminal Bandar Deli Belawan, Kota Medan, Jumat (23/10).

Tantangan Peredaran Narkoba di Sumut

Menurut Bobby seperti dilaporkan CNN Indonesia, Sumatera Utara menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dibanding daerah lain dalam hal peredaran obat-obatan terlarang. Ia mengungkapkan bahwa daerahnya memegang rekor nasional sebagai pengguna narkoba terbesar selama lebih dari setengah dekade.

Bobby berharap provinsinya dapat terbebas dari ancaman barang haram tersebut. Ia bahkan ingin peringkat daerahnya jatuh ke posisi paling akhir demi mewujudkan target Indonesia Emas 2045.

Pengalaman Masa Lalu dan Harapan untuk Belawan

Bobby turut mengenang masa-masa saat dirinya masih menjabat sebagai Wali Kota Medan dan merasa geram dengan maraknya aksi kriminal serta peredaran narkoba di jalanan. Ia sempat melontarkan permintaan agar aparat memberikan tindakan tegas berupa tembak di tempat bagi pelaku kejahatan di lapangan, yang sempat memicu sorotan publik.

Ia menambahkan bahwa kawasan Medan Belawan merupakan salah satu titik dengan tingkat penyalahgunaan narkoba dan kriminalitas yang sangat tinggi di Sumatera Utara. Melalui kunjungan Kapolri, ia menaruh harapan besar agar wilayah Belawan bisa berubah menjadi kawasan yang bersih dari peredaran narkoba.

Respons Kapolri Terkait Penanganan Narkoba

Menanggapi laporan tersebut, Kapolri Suyudi Ario Seto menyatakan bahwa status peringkat pertama penyalahgunaan narkoba di Sumut harus menjadi perhatian bersama yang dibarengi dengan langkah-langkah nyata. Walaupun menempati posisi teratas, ia menyebutkan bahwa jumlah pengungkapan kasus di wilayah tersebut juga merupakan yang paling banyak.

Suyudi menegaskan bahwa penanganan masalah ini harus dimulai dari hulu melalui upaya pencegahan yang kuat, penindakan jaringan pengedar, serta peningkatan kesadaran masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi untuk memberantas kejahatan transnasional dan penyelundupan narkotika lewat jalur laut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *