Sepasang suami istri berinisial AR (22) selaku ayah tiri dan JM (19) selaku ibu kandung tega menghabisi nyawa bayi mereka yang berusia 20 bulan. Aksi keji tersebut dilakukan di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, akibat ketidakmampuan mereka dalam membiayai kebutuhan hidup sang anak.
Motif Ekonomi dan Lokasi Eksekusi
Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Seala Syah Alam mengatakan bahwa tindakan pembunuhan tersebut dilatarbelakangi oleh masalah ekonomi. Dari dua bersaudara yang ada, korban dipilih karena merupakan anak yang paling kecil.
Peristiwa pembunuhan itu dilancarkan di dalam toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10). Usai menghabisi korban, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian dengan memesan taksi dalam jaringan menuju kawasan Palmerah, Jakarta Barat.
Proses Penguburan dan Penangkapan
Setelah turun di Palmerah, pasangan tersebut melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki hingga tiba di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Di sana, mereka menemukan sebuah lahan kosong dan mengubur jasad bayi tersebut setelah membungkusnya menggunakan kantong kresek.
Pihak kepolisian yang menerima informasi terkait kejadian tersebut langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian berhasil mengamankan kedua pelaku di tempat persembunyian mereka.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi oleh dokter forensik. Sementara itu, kakak korban yang berusia tiga tahun telah diserahkan ke Dinas Sosial melalui koordinasi dengan pihak kecamatan.
Sumber: Berita - Detikcom








