Seorang bocah berinisial FP meninggal dunia setelah tenggelam di lubang galian proyek di kawasan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika korban bersama teman-temannya bermain dan berenang di genangan air yang mengisi lubang galian tersebut.
Kronologi Kejadian di Area Proyek
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengonfirmasi insiden tersebut terjadi pada Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, FP bersama tiga orang temannya mendatangi area proyek Nindya Karya (NK) untuk berenang di genangan air yang ada di dalam galian.
Korban bersama salah satu temannya kemudian turun ke dalam lubang galian tersebut. Namun, karena tidak mahir berenang, keduanya langsung tenggelam dan berupaya meminta pertolongan kepada dua rekan mereka yang lain.
Mendapati situasi tersebut, kedua teman korban langsung berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. Teriakan itu didengar oleh dua orang pengendara mobil yang sedang melintas di lokasi bersama rekan-rekannya, yang kemudian bergegas memberikan pertolongan.
Warga yang datang menolong mendapati korban sudah tenggelam dalam kondisi tidak sadarkan diri, sementara satu saksi lainnya berhasil diselamatkan dalam keadaan masih sadar.
Penyebab Lubang Galian dan Tindak Lanjut
Warga segera melarikan FP ke Rumah Sakit Pekerja Sukapura untuk mendapatkan pertolongan medis. Akan tetapi, tim dokter di instalasi gawat darurat menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia, sementara anak yang selamat dipulangkan ke kediamannya.
Berdasarkan keterangan para saksi, lubang tersebut memang sengaja dibuat di area proyek untuk mencari sumber air yang digunakan dalam mencuci kendaraan operasional proyek. Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sumber: Liputan6.com News








