Daftar Isi
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa dua tahun pertama masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto diisi dengan kerja nyata melalui berbagai program prioritas dan pembangunan. Menurutnya, berbagai sektor strategis telah digerakkan secara langsung guna memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
Capaian di Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Seperti dilaporkan detikcom, Teddy menyampaikan bahwa sebanyak 265 Sekolah Rakyat di 131 kabupaten/kota telah rampung dibangun pada 2026 dan mengembalikan 45 ribu anak jalanan ke bangku sekolah. Pemerintah juga merevitalisasi 30 ribu sekolah di seluruh tanah air serta menyediakan 288.180 layar interaktif untuk mendukung kualitas sarana pembelajaran.
Perhatian terhadap tenaga pendidik turut ditingkatkan melalui kenaikan insentif guru honorer sebesar 30 persen, sementara 240 ribu guru PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi penuh waktu pada Januari 2027. Di bidang kesehatan, program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 62 juta penerima manfaat dan Cek Kesehatan Gratis mencatat 108 juta penerima layanan, disertai pembangunan 22 rumah sakit baru di berbagai daerah.
Infrastruktur dan Ketahanan Pangan
Pada bidang perumahan, sebanyak 400 ribu unit rumah selesai dibangun dan direnovasi, serta 100 Kampung Nelayan Merah Putih didirikan untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir. Pemerintah juga merampungkan lebih dari 9.000 kilometer jaringan irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, 3.000 titik air bor, serta 17 stadion baru dan renovasi berstandar FIFA.
Dalam sektor pangan, pemerintah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dengan cadangan pangan tertinggi dalam sejarah, serta memperkuat kemandirian energi melalui program B50. Pemerintah juga memulai pembangunan 26 proyek hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam domestik.
Investasi, Keuangan, dan Reformasi Tata Kelola
Nilai investasi dalam dua tahun pertama mencapai Rp3.923 triliun dan menyerap 5.485.944 tenaga kerja, ditambah program Magang Nasional bagi 250 ribu peserta dengan penghasilan setara UMK. Pemberdayaan ekonomi diperkuat melalui 10 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang telah beroperasi serta penurunan bunga pembiayaan PNM Mekaar dari 25 persen menjadi 8 persen bagi 16 juta ibu-ibu.
Di sektor keuangan, pemerintah mencatat pengelolaan 153 ton emas melalui Bank Emas serta melanjutkan pembangunan Kampung Haji Indonesia. Reformasi pengelolaan negara dilakukan lewat penutupan atau perampingan 290 BUMN yang menghemat Rp50 triliun per tahun, pelunasan utang obligasi BLBI senilai Rp218,3 triliun, dan penyelamatan kekayaan negara senilai lebih dari Rp54 triliun.
Pemerintah menegaskan bahwa perjalanan pembangunan masih panjang dan setiap capaian akan menjadi landasan untuk melangkah lebih jauh dalam menghadirkan manfaat bagi rakyat.
Sumber: Berita - Detikcom








