Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai Golkar, Gandung Pardiman, meninggal dunia pada Selasa (27/10). Politikus senior tersebut menutup usia pada umur 73 tahun seusai mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Panti Rapih, Kota Yogyakarta.
Perawatan Medis dan Perjalanan Politik
Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, Gandung sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut selama lima hari semenjak dibawa pada tanggal 23 Oktober. Menurut keterangan sang putra, Guska Laksana, ayahnya masuk fasilitas kesehatan itu akibat keluhan demam.
“Bapak masuk RS Panti Rapih karena demam pada hari Jumat 23 Oktober. Hari Minggu sudah membaik, tapi Selasa dini hari tadi drop,” ujar Guska dalam keterangannya, seperti dilaporkan CNN Indonesia.
Almarhum merupakan legislator pusat dari Fraksi Golkar yang sudah mengemban amanah selama empat periode berturut-turut. Karier pertamanya di Senayan dimulai pada masa bakti 2009-2014, yang kemudian berlanjut ke periode 2014-2019.
Dalam masa jabatan keduanya, Gandung masuk menjadi anggota dewan melalui mekanisme pergantian antar waktu untuk menggantikan Titiek Soeharto pada 2018. Ia kembali terpilih pada periode 2019-2024 serta mempertahankan kursinya untuk masa bakti 2009-2029 dengan mewakili daerah pemilihan Yogyakarta.
Karier Organisasi dan Latar Belakang
Sebelum melenggang ke parlemen pusat, Gandung sempat menduduki kursi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus memegang posisi Wakil Ketua. Nama almarhum dikenal luas sebagai tokoh politik Partai Golkar di daerah asalnya.
Berbagai posisi strategis pernah ia emban, mulai dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah Golkar Gunung Kidul pada rentang 2004 sampai 2005. Kariernya kemudian berlanjut ke tingkat provinsi dengan memimpin DPD Golkar Yogyakarta sejak 2005 hingga 2025.
Di internal partai berlambang pohon beringin tersebut, ia juga aktif berkecimpung dalam organisasi pendiri Golkar, yakni Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong. Dia bahkan dipercaya sebagai ketua untuk wilayah DIY sejak tahun 2021 sampai 2026.
Gandung Pardiman dilahirkan di Bantul, DIY, pada tanggal 25 Februari 1953. Jauh sebelum mendedikasikan diri di dunia politik tanah air, dirinya sempat bekerja sebagai tenaga pengajar di beberapa sekolah yang berlokasi di Gunungkidul.








