Dunia

Warga UK Timbun Kebutuhan Pokok Usai Peringatan Darurat

Warga UK Timbun Kebutuhan Pokok Usai Peringatan Darurat
Daftar Isi
  1. Penjualan Peralatan Darurat Melonjak
  2. Ancaman Siber dan Cuaca Ekstrem
  3. Daftar Pasokan yang Direkomendasikan

Sejumlah peritel di Britania Raya melaporkan lonjakan tajam penjualan bahan pokok dan peralatan darurat setelah pemerintah mengimbau masyarakat bersiap menghadapi situasi kritis. Imbauan dalam kampanye “Be Ready” tersebut dikeluarkan guna mengantisipasi ancaman serangan siber, cuaca ekstrem, hingga aksi terorisme.

Penjualan Peralatan Darurat Melonjak

Data yang dihimpun program BBC Newsnight menunjukkan peningkatan signifikan pada penjualan produk-produk kebutuhan dasar. Jaringan supermarket Iceland mencatat kenaikan penjualan makanan kaleng hingga 40 persen selama akhir pekan, di samping kuatnya permintaan air kemasan.

Peritel elektronik Maplin juga mencatatkan kenaikan drastis dalam tiga hari sejak pengumuman pemerintah dibandingkan bulan sebelumnya. Penjualan senter melonjak 284 persen, radio naik 92 persen, dan power bank meningkat 106 persen.

“Dalam hitungan jam setelah pengumuman kampanye Be Ready, kami melihat masyarakat langsung mencari kebutuhan dasar seperti senter, radio putar, dan power bank. Penjualan senter hampir meningkat empat kali lipat, sementara penjualan radio hampir dua kali lipat hanya dalam tiga hari,” kata Direktur Pelaksana Maplin, Ollie Marshall, kepada BBC Newsnight.

Peningkatan juga dirasakan peritel lain. Robert Dyas melaporkan penjualan radio melonjak 160 persen. Pemilik toko daring Sgt Prepper’s, Josh Pringle, mengungkapkan penjualannya naik hingga sepuluh kali lipat. Sementara itu, pendiri Preppers Shop UK, Lincoln Miles, mencatat lonjakan penjualan sebesar 650 persen.

Ancaman Siber dan Cuaca Ekstrem

Menteri Pertahanan UK Wes Streeting menjelaskan bahwa masyarakat dan pelaku usaha perlu lebih mewaspadai risiko krisis, termasuk insiden siber yang diperkirakan akan semakin sering terjadi. Ia juga menyinggung gangguan rantai pasokan dari pihak asing serta ancaman bencana alam seperti kebakaran hutan dan banjir.

Menurut Streeting, langkah masyarakat menyimpan pasokan darurat di rumah sangat membantu ketahanan nasional saat terjadi gangguan aliran listrik atau pipa air pecah.

Senada dengan hal tersebut, Perdana Menteri UK Andy Burnham menegaskan bahwa imbauan ini bukan bertujuan menimbulkan kepanikan. Langkah ini dinilai sebagai tindakan rasional mengingat kejadian tak terduga semakin sering terjadi, seperti badai yang baru-baru ini memicu pemadaman listrik di wilayah Cornwall.

Sebelumnya, National Audit Office (NAO) memperingatkan adanya risiko pada rantai pasokan pangan Inggris akibat krisis iklim dan serangan siber. Kepala eksekutif Cold Chain Federation menyatakan peretas dari Rusia terus menargetkan titik rentan dalam sistem pasokan pangan negara tersebut.

Daftar Pasokan yang Direkomendasikan

Pemerintah menyusun panduan agar setiap rumah tangga memiliki persediaan air minum kemasan setidaknya tiga liter per orang per hari untuk jangka waktu tiga hari, atau total sembilan liter per individu.

Masyarakat juga disarankan menyediakan makanan yang tidak mudah rusak seperti daging kaleng, sayuran kaleng, buah kering, makanan bayi, serta pasokan pakan untuk hewan peliharaan.

Perlengkapan lain yang masuk dalam daftar rekomendasi mencakup senter bertenaga baterai, power bank terisi penuh, kotak P3K, pembersih tangan, tisu basah, selimut, uang tunai, serta salinan dokumen penting. Pemerintah juga menyarankan kepemilikan radio FM bertenaga baterai atau pemutar manual, sebab siaran BBC akan memprioritaskan informasi keselamatan darurat jika terjadi pemadaman listrik secara luas.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *