Pemerintah berencana mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat menyusul instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa program tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Sasaran dan Bentuk Bantuan Pangan
Zulhas menjelaskan bahwa bantuan pangan ini ditujukan bagi kelompok masyarakat pada desil 1 hingga 4 yang mencakup 33,2 juta jiwa. Pendistribusian bantuan tersebut akan dikebut dan diselesaikan sebelum bulan Desember.
Bentuk bantuan yang diberikan berupa beras gratis sebanyak tiga puluh kilogram untuk masa tiga bulan, yakni periode Oktober, November, dan Desember, dengan masing-masing bulan mendapatkan sepuluh kilogram.
Antisipasi Dampak El Nino dan Harga Beras
Menurut Zulhas, program bantuan ini dihadirkan sebagai langkah penanganan atas dampak fenomena El Nino yang dirasakan oleh warga, sekaligus merespons berbagai keluhan masyarakat terkait dinamika harga di pasaran.
Selain bantuan pangan gratis, pemerintah juga mengantisipasi kenaikan harga beras yang mulai merangkak naik melalui penyaluran beras subsidi. Beras subsidi dari program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Perum Bulog dijual seharga Rp12.500 per kilogram untuk wilayah Jawa, sedangkan untuk luar Jawa dipatok seharga Rp13.100 per kilogram, sementara beras di luar Bulog dijual senilai Rp15.000 per kilogram.
Sumber: Berita - Detikcom








