Metropolitan

Pramono Anung Senang Konser Ye Sedot 30 Ribu Turis Asing

Pramono Anung Senang Konser Ye Sedot 30 Ribu Turis Asing

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kegembiraannya atas maraknya konser dan acara internasional di Jakarta yang berhasil menarik puluhan ribu wisatawan mancanegara. Salah satunya adalah konser Kanye West bertajuk ‘Ye Live in Jakarta 2026’ yang dipadati oleh puluhan ribu penonton asing di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Lonjakan Turis Asing dalam Berbagai Acara

Pramono Anung menyampaikan hal tersebut saat meresmikan Gereja Masehi Advent di Jakarta Timur pada Minggu (25/10/2026). Menurutnya, dari total sekitar 60 ribu penonton yang hadir dalam konser Kanye West pada Sabtu (24/10/2026), separuhnya merupakan warga negara asing, sebuah kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya di masa lalu.

Selain konser musik, gelaran olahraga Jakarta Running Festival (JRF) 2026 juga mencatatkan partisipasi internasional yang tinggi. Pramono menyebutkan ajang lari berstandar gold label tersebut diikuti oleh 37 ribu peserta dari 48 negara, dengan lebih dari 1.000 peserta di antaranya berasal dari luar negeri.

Sebelumnya, sambung Pramono, konser The Weeknd di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, yang berlangsung selama dua pekan silam juga mencatatkan angka penonton yang masif. Setiap hari penyelenggaraan konser tersebut mampu menyedot lebih dari 60 ribu penonton.

Transformasi Jakarta Menjadi Destinasi Konser Dunia

Pramono menjelaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari perubahan kebijakan Pemerintah Provinsi Jakarta yang mengedepankan transparansi serta menciptakan kenyamanan dan kegembiraan bagi semua pihak. Berkat upaya tersebut, Jakarta kini bertransformasi menjadi salah satu destinasi utama bagi para musisi papan atas dunia.

Agenda besar mendatang di ibu kota juga akan dimeriahkan oleh kehadiran grup musik asal Korea Selatan, BTS, yang dijadwalkan tampil selama tiga hari pada 26, 27, dan 29, serta tinggal di Jakarta selama empat hari. Pramono menambahkan, rangkaian acara internasional ini akan berlanjut dengan konser Westlife pada Januari mendatang.

Pramono mengenang bahwa pada masa lalu, musisi top dunia bahkan kesulitan untuk sekadar menggelar pertunjukan satu hari di Jakarta. Saat ini, lanjutnya, kemudahan tersebut terwujud karena iklim di Jakarta dirasakan sangat terbuka, transparan, dan menyenangkan, yang menjadi cerminan apresiasi dan penghormatan dunia internasional.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *