Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengajak Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Magelang untuk memperkuat solidaritas sosial dan membangun karakter bangsa. Ajakan tersebut disampaikan dalam acara pembukaan Musyawarah Daerah XX Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Magelang di GOR Gemilang, Kabupaten Magelang, Jumat (23/10).
Peran Strategis IPM bagi Pelajar dan Masyarakat
Agus menegaskan organisasi kemahasiswaan dan pelajar harus mampu mewakili aspirasi serta memperjuangkan kebutuhan para pelajar. Menurutnya, wadah tersebut tidak sekadar menjadi tempat pengembangan diri, melainkan sarana pembentukan karakter dan penggerak perubahan sosial seperti dilaporkan detikcom.
“IPM ini basisnya pelajar. Karena itu, IPM harus bisa mewakili kebutuhan pelajar. IPM juga merupakan wadah perjuangan dan gerakan untuk membentuk karakter bangsa. Gerakan inilah yang akan membentuk pikiran kita, jiwa kita, dan karakter kita,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/10/2026).
Selain itu, ia menekankan pentingnya menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan, khususnya keluarga miskin dan anak-anak yang kesulitan mengakses pendidikan. Generasi muda diminta peka terhadap persoalan di lingkungan sekitar serta aktif mencari solusi bersama.
“Apa yang menjadi persoalan masyarakat, kalian harus pahami, kalian harus bisa selesaikan. Kalau itu harus diselesaikan bersama pemerintah, komunikasikan dengan pemerintah,” ujar Agus.
Kolaborasi dan Pendidikan untuk Anak Kurang Mampu
Wamensos menjelaskan bahwa kepedulian sosial tersebut dapat diwujudkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Karang Taruna. Sinergi ini bertujuan mempermudah identifikasi masalah sosial serta menghubungkan keluarga prasejahtera dengan layanan pemerintah.
Dalam sektor pendidikan, ia mendorong para pelajar agar turut peduli terhadap anak-anak yang belum bersekolah atau terancam putus sekolah akibat kendala ekonomi. Peran aktif IPM diperlukan untuk mengenali kondisi sekitar dan menjembatani keluarga tersebut dengan instansi berwenang.
Agus juga mengingatkan pentingnya menanamkan nilai kebangsaan yang berlandaskan keimanan, keikhlasan, dan semangat pengabdian. Generasi muda diharapkan tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki integritas serta tanggung jawab sosial.
“Saya berharap IPM Magelang menjadi garda terdepan membangun kembali karakter kebangsaan dengan landasan iman dan keikhlasan,” tutur Agus.
Musyawarah Daerah XX IPM Kabupaten Magelang diharapkan menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah pergerakan organisasi agar kian berdampak nyata bagi pelajar dan masyarakat.
Sumber: Berita - Detikcom







