Suasana haru mewarnai peringatan Hari Santri Nasional 2026 ketika seorang siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang membacakan puisi di hadapan Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Penampilan tersebut menunjukkan peningkatan kepercayaan diri para siswa setelah mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.
Penampilan dan Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat
Air mata tak dapat dibendung oleh Yasmin Firdausy saat melafalkan bait demi bait puisi berjudul ‘Dari Bumi Kiai Bisri, Kami Menggapai Mimpi’ di Aula SRT 1 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026). Di hadapan Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul itu, Yasmin menunjukkan peningkatan kepercayaan diri meskipun belum genap tiga tahun menjalani pendidikan di Sekolah Rakyat.
Dalam acara tersebut, sejumlah siswa lainnya juga menampilkan berbagai kebolehan seperti baris-berbaris variasi, tari tradisional remo, karate, pidato dalam empat bahasa, hingga paduan suara. Para peserta dan orang tua yang hadir turut berdiri dan mengepalkan tangan sembari bernyanyi bersama ketika lagu ‘Mars Hari Santri Nasional’ dilantunkan.
Gus Ipul menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan para siswa yang masuk dengan latar belakang kondisi, kapasitas, budaya, kebiasaan, kemampuan akademik, serta kesehatan yang beragam. Menurutnya, keberagaman tersebut memerlukan proses adaptasi agar para siswa dapat berkembang dengan baik.
Jangkauan Program dan Perubahan Positif
Gus Ipul mengungkapkan bahwa program Sekolah Rakyat saat ini telah menjangkau sekitar 44 ribu siswa di seluruh Indonesia, dengan sekitar 300 siswa di antaranya menempuh pendidikan di SRT 1 Kabupaten Jombang. Sekolah di Jombang tersebut mulai dirintis pada tahun 2025 di gedung sementara Mojoagung dan kini telah pindah ke gedung permanen.
Penampilan para siswa di atas panggung dinilai mencerminkan perkembangan positif berupa tingkat kemandirian, kedisiplinan, dan rasa percaya diri yang semakin baik. Perubahan positif ini juga dirasakan langsung oleh para orang tua siswa.
Ichwatul Ulumiyah, orang tua Yasmin, menyatakan bahwa anaknya kini menjadi lebih sehat dan percaya diri dibandingkan sebelumnya. Senada dengan itu, Yuli Prastiana selaku orang tua dari Andin Valentina menyebutkan bahwa anaknya menjadi lebih rajin beribadah dan belajar selama satu tahun mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat.
Menutup rangkaian acara, Gus Ipul berpesan kepada para orang tua untuk terus mendampingi program Sekolah Rakyat agar anak-anak mereka dapat menggapai cita-cita. Pemerintah, kata dia, akan membiayai kuliah bagi siswa yang memiliki kemampuan akademik, sementara bagi yang tidak ingin kuliah dipersiapkan untuk langsung bekerja sebagai tenaga terampil di dalam maupun luar negeri.
Sumber: Liputan6.com Peristiwa








