Kriminal

Toko Emas di Jember Dirampok, Ibu dan Anak Dibacok

Toko Emas di Jember Dirampok, Ibu dan Anak Dibacok

Sebuah aksi perampokan disertai kekerasan terjadi di Toko Emas Murni yang terletak di Jalan Sultan Agung, Jember, Jawa Timur, pada hari Kamis (22/10). Dua orang pelaku menyerang pemilik toko yang terdiri dari ibu dan anak menggunakan senjata tajam jenis celurit hingga membuat kedua korban mengalami luka-luka dan berada dalam kondisi kritis.

Penyelidikan Polisi dan Kondisi Korban

Kanit Pidum Polres Jember, Ipda Andry Yunni Prasetyo, menjelaskan bahwa kondisi kedua korban hingga saat ini masih kritis sehingga pihak kepolisian belum dapat memastikan jenis serta jumlah barang yang hilang digondol perampok. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa tindak pidana penganiayaan dalam peristiwa tersebut sudah jelas.

Peristiwa perampokan itu sendiri diketahui berlangsung pada sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga kini, jajaran kepolisian masih mendalami kasus tersebut serta berupaya mengidentifikasi dan memburu kedua pelaku.

Andry menuturkan bahwa kepolisian masih harus menunggu keterangan langsung dari para korban untuk memastikan dugaan pencurian barang berharga. Sementara itu, tim di lapangan terus dikerahkan untuk melakukan pengejaran.

“Untuk pencuriannya kami masih membutuhkan keterangan dari korban, sementara teman-teman seluruhnya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Mudah-mudahan dalam waktu 1 x 24 jam pelaku bisa diamankan dan ditemukan,” ujar Andry kepada CNN Indonesia.

Keterangan Saksi Mata di Lokasi

Seorang saksi mata bernama Tejo mengungkapkan bahwa aksi kejahatan tersebut dilakukan oleh dua orang pelaku. Keduanya diketahui mengenakan penutup wajah saat melancarkan serangan di dalam area toko emas tersebut.

Tejo menceritakan bahwa kedua korban menjadi sasaran pembacokan di tempat yang berbeda di dalam toko. Satu korban berada di dekat pintu masuk, sementara korban lainnya diserang ketika berada di bagian dalam.

“Di dalam ada dua orang yang dibacok, yang satunya di depan pintu dan satunya masuk ke dalam,” kata Tejo.

Selain melukai kedua korban secara brutal, para pelaku juga diduga membawa kabur sebuah tas milik korban yang berisi valuta asing atau valas. Akibat serangan senjata tajam tersebut, korban anak menderita luka bacok pada bagian tangan, sementara korban ibu mengalami luka bacok di bagian kepala.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *