Metropolitan

Asa Para Pencari Kerja di Job Fair Jakarta 2026

Asa Para Pencari Kerja di Job Fair Jakarta 2026
Daftar Isi
  1. Pameran Kerja dan Belasan Ribu Lowongan
  2. Harapan Usia Bukan Penghalang
  3. Perjuangan Penyandang Disabilitas dan Gen Z

Para pencari kerja memadati ajang bursa kerja atau job fair yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan harapan usaha mereka berbuah manis. Kegiatan tersebut mempertemukan ribuan pencari kerja dengan berbagai perusahaan yang menyediakan belasan ribu posisi.

Pameran Kerja dan Belasan Ribu Lowongan

Acara bertajuk Job Fair Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 resmi dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Kamis (22/10/2026). Terdapat sebanyak 12 ribu lowongan pekerjaan yang disediakan oleh 100 perusahaan, baik skala nasional maupun internasional.

Menurut Pramono di lokasi, jumlah pendaftar daring bahkan telah mencapai puluhan ribu sebelum hari pelaksanaan dibuka. “Kurang lebih ada seratus perusahaan dan kemudian ada 12 ribu lowongan pekerjaan. Dan mudah-mudahan, walaupun tentunya tidak bisa memenuhi semua harapan karena baru dibuka hari ini saja, tadi sudah mendapatkan laporan yang melalui online kurang lebih 28.484 lamaran melalui online,” kata Pramono seperti dilaporkan detikcom.

Harapan Usia Bukan Penghalang

Salah seorang pencari kerja asal Bogor bernama Syarif (47) datang sejak pukul 06.00 WIB demi mengadu nasib. Memiliki pengalaman selama 20 tahun di bidang teknologi informasi, Syarif harus menganggur setelah terkena pemutusan hubungan kerja dua bulan lalu.

“Kalau usia, saya nggak PD sama yang baru nih, 47. Karena baru kena layoff dua bulan lalu,” ujar Syarif saat ditemui di Smesco, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).

Syarif yang sebelumnya bertugas memantau dan menjaga server kini memperluas jangkauan pencariannya ke berbagai sektor pekerjaan. Dia berharap perusahaan lebih mempertimbangkan aspek keterampilan ketimbang batas usia dalam merekrut tenaga kerja.

“Penginnya sih kalau memang tiap-tiap yang mengadakan itu kalau bisa usia kerja jangan dilihat. Kan kalau kita lihat di luar negeri semua banyak gitu kan tanpa usia kerja, yang penting dia skill. Kalau skill-nya ada, jangan lihat umurnyalah,” ucapnya.

Perjuangan Penyandang Disabilitas dan Gen Z

Harapan serupa disampaikan oleh Nur Aini (21), seorang lulusan sekolah luar biasa (SLB) yang hadir didampingi ibunya, Maryam. Lulusan SLB Negeri 02 Jakarta tahun 2025 ini memiliki keterampilan tata boga seperti membuat ayam bakar hingga meracik kopi.

“Pengin ini (anak) pengalaman kerja gitu, ada di rumah, udah lulus gitu,” kata Maryam, seraya berharap pemerintah turut mempermudah akses bagi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan.

Sementara itu, dari kalangan Generasi Z, Haekal (23) mengungkapkan kesulitan yang dihadapinya saat mencari pekerjaan di bidang farmasi. Dia mengaku sering menghadapi kendala dalam tahap wawancara serta kerap ditinggalkan tanpa kepastian oleh pihak perusahaan setelah melamar.

“Kendala sih paling paling ketika kita udah lamar dan lain-lain, tapi HR atau pihak dari sana tuh nggak ada informasi sih, gitu ya. Itu yang paling susah bagi saya. Jadi kita ditinggalin, kayak ‘di-ghosting’ gitulah sebutannya ya bagi Gen Z, mungkin itu sih palingan,” kata Haekal.

Pencari kerja Gen Z lainnya, Ayu (23), menghadapi tantangan berbeda lantaran ingin melakukan alih karier dari bidang pemasaran menjadi analis data. Dia menyebutkan bahwa proses tersebut menuntut penambahan keterampilan khusus, portofolio proyek, serta persaingan ketat dengan ketersediaan kuota lowongan kerja.

“Eh, kalau dari aku sih, melihat juga sih dari kuota pelamarnya. Terus juga keterimanya kansnya itu sangat-sangat rendah, gitu. Jadi menurut saya, menurut aku sih, kalau untuk di Indonesia, banyak lowongan yang lebih ke sales. Sedangkan namanya juga fresh graduate pasti dari semua bidang, kan, di situ ada gap di antara lowongannya sama si orang-orang yang lagi lamar kerja,” tutur Ayu.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *