Tim SAR gabungan resmi menutup operasi pencarian terhadap Veronica Beatrix Jessica (23), seorang korban kapal pinisi Feronia yang tenggelam di perairan Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Keputusan ini diambil setelah korban tak kunjung ditemukan usai sepuluh hari upaya pencarian intensif.
Operasi SAR Ditutup karena Tidak Ada Tanda-Tanda Korban
Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman menyatakan bahwa penutupan operasi SAR tersebut dilakukan lantaran tidak ditemukan adanya petunjuk atau tanda-tanda keberadaan korban hingga hari kesepuluh pencarian.
“Dengan tidak ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban, pelaksanaan operasi sampai dengan hari ke-10 kita nyatakan ditutup,” ujar Fathur Rahman saat memberikan keterangan di posko SAR gabungan, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, seperti dilaporkan detikBali pada Kamis (22/10/2026).
Keputusan menghentikan operasi SAR itu diputuskan berdasarkan hasil rapat evaluasi yang melibatkan seluruh unsur terkait dalam tim SAR gabungan.
Potensi Pembukaan Kembali Operasi Pencarian
Meskipun operasi resmi dihentikan, Fathur menjelaskan bahwa pihak berwenang tetap akan melakukan pemantauan secara mandiri di lapangan.
“Kita tetap akan melaksanakan pemantauan maupun pencarian secara mandiri. Jika memang ada penemuan korban atau bagian dari kapal yang mengalami kecelakaan tersebut, operasi SAR akan kembali dibuka,” jelas Fathur.
Sebagai informasi, Jessica merupakan salah satu korban dalam insiden tenggelamnya kapal pinisi Feronia di perairan Batu Bolong, Taman Nasional Komodo, pada Selasa (13/10/2026). Korban diduga terjebak di dalam toilet ketika kapal tersebut tenggelam setelah diterjang oleh arus laut yang kuat.
Sumber: Berita - Detikcom








