Nasional

DPR Kecam Kemenhub Usai KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak

DPR Kecam Kemenhub Usai KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak

Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengecam Kementerian Perhubungan menyusul peristiwa kebakaran yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Insiden yang terjadi pada Selasa (20/10) tersebut menambah panjang daftar kecelakaan laut di Indonesia.

Kritik Keras Terhadap Evaluasi Kemenhub

Menanggapi musibah tersebut, seperti dilaporkan CNN Indonesia, Lasarus menyatakan bahwa pihaknya sudah berulang kali meminta evaluasi kepada Kementerian Perhubungan, namun kecelakaan kapal terus saja berulang. Menurutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub belum melaksanakan perbaikan yang memadai sehingga insiden serupa terus terjadi.

Lasarus menduga permintaan DPR untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kecelakaan laut sama sekali tidak dijalankan oleh instansi terkait. Ia juga menilai respons kementerian sangat lemah dalam menyikapi bencana kebakaran kapal yang terjadi secara terus-menerus.

Lebih lanjut, ia mempertanyakan alasan Kemenhub yang enggan merombak ulang mekanisme atau Standar Operasional Prosedur pengawasan kapal. Apabila SOP yang berjalan terbukti gagal, aturan tersebut seharusnya tidak lagi digunakan dan diganti dengan mekanisme baru demi menjamin keselamatan para penumpang selama berlayar.

Evakuasi Penumpang dan Dugaan Penyebab Kebakaran

KMP Batumandi sebelumnya dilaporkan terbakar di perairan Selat Sunda dekat Pelabuhan Merak pada Selasa sore. Kantor SAR Banten mencatat ada 460 orang yang berhasil diselamatkan dalam proses evakuasi, yang terdiri dari 420 penumpang serta 40 kru kapal.

Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, meskipun 11 orang di antaranya harus dilarikan ke Rumah Sakit Krakatau Medika di Cilegon untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.

Corporate Secretary PT ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa api pada KMP Batumandi diduga bermula dari area buritan kapal sekitar pukul 16.15 WIB, tepatnya pada dek atas yang diperuntukkan bagi kendaraan kecil. Kendati demikian, pihak ASDP masih akan berkoordinasi secara intensif dengan kepolisian dan Basarnas untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *