Ekonomi

IA-ITB Dorong Investasi dan SDM untuk Pembangunan Papua

IA-ITB Dorong Investasi dan SDM untuk Pembangunan Papua

Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) Pengurus Daerah Papua dan Papua Barat mendorong penguatan investasi, pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal, dan kolaborasi multipihak. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi mineral serta minyak dan gas bumi (migas) sebagai penggerak pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.

Strategi Pengelolaan Sumber Daya Alam

Upaya tersebut menjadi fokus utama dalam Seminar Nasional bertema ‘Potensi Mineral dan Migas sebagai Akselerator Pembangunan di Tanah Papua’ yang diselenggarakan oleh IA-ITB Papua dan Papua Barat di Jakarta. Acara ini mempertemukan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pelaku industri, hingga pemangku kepentingan guna membahas strategi pengelolaan sumber daya alam yang memberi manfaat ekonomi dan sosial lebih luas bagi masyarakat setempat.

Ketua IA-ITB Papua dan Papua Barat, Hengky Rumbino menyatakan bahwa Papua menyimpan potensi sumber daya mineral dan migas yang sangat besar. Kendati demikian, pemanfaatannya memerlukan perencanaan jangka panjang, dukungan kebijakan, serta sinergi yang kuat antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat.

Menurut Hengky, keberlanjutan investasi merupakan salah satu faktor krusial dalam menjaga pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Pengalaman dari investasi berskala besar, seperti kegiatan pertambangan PT Freeport Indonesia (PTFI) di Papua Tengah serta proyek gas Tangguh di Papua Barat, membuktikan peran penting industri mineral dan migas dalam menggerakkan aktivitas ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan mengembangkan sektor pendukung.

Meski demikian, pengembangan investasi baru masih menemui sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, tingginya biaya logistik, ketersediaan energi, serta kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal. Oleh karena itu, penguatan eksplorasi, kepastian berusaha, dan kebijakan yang mendukung investasi berkelanjutan menjadi bagian vital dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam Papua.

Kontribusi Industri dan Peran SDM Lokal

Direktur dan Executive Vice President Sustainable Development PTFI, Claus Wamafma menegaskan bahwa potensi mineral dan migas Papua merupakan sumber daya strategis untuk mendukung pembangunan daerah sekaligus perekonomian nasional. Pengelolaannya harus mempertimbangkan aspek ekonomi, sosial, lingkungan, tata kelola, dan penghormatan terhadap kearifan lokal.

Claus menjelaskan bahwa kegiatan pertambangan turut mendongkrak nilai tambah mineral melalui pengolahan dan pengembangan industri hilir di dalam negeri. Hal tersebut memperkuat rantai industri nasional sekaligus memperluas manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya mineral.

Selain investasi, seminar ini juga menyoroti urgensi peningkatan partisipasi masyarakat Papua dalam industri mineral dan migas. Pengembangan pendidikan, pelatihan, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri sangat diperlukan guna memperluas kesempatan kerja serta mendorong keterlibatan tenaga kerja dan pelaku usaha lokal dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari eksplorasi hingga hilirisasi.

Di sektor migas, perhatian turut diberikan pada penguatan eksplorasi dan produksi, dukungan infrastruktur, serta keterlibatan badan usaha milik daerah lewat skema participating interest. IA-ITB Papua dan Papua Barat juga mendorong peningkatan manfaat keuangan bagi daerah penghasil guna mendukung pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Panitia Seminar Nasional IA ITB Papua dan Papua Barat, Paul Antoh menuturkan bahwa penyelenggaraan acara di Jakarta bertujuan untuk mengoordinasikan dan menyinergikan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah demi mempercepat pembangunan di Tanah Papua yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *