Nasional

Benda Logam Misterius di Kotim Ternyata Serpihan Roket China

Benda Logam Misterius di Kotim Ternyata Serpihan Roket China
Daftar Isi
  1. Penemuan Serpihan di Kebun Sawit
  2. Konfirmasi Asal-Usul Roket
  3. Evakuasi dan Penelusuran Lanjutan

Warga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dihebohkan dengan penemuan benda logam berukuran besar di area perkebunan kelapa sawit dalam beberapa hari terakhir. Penemuan tersebut diawali dengan suara dentuman keras dari langit yang didengar warga setempat pada akhir pekan lalu.

Penemuan Serpihan di Kebun Sawit

Benda logam misterius itu ditemukan di dua lokasi berbeda di areal perkebunan sawit PT Agro Bukit, Kilometer 26, Kotawaringin Timur. Pada Senin (19/10), para pekerja kebun menemukan serpihan logam berukuran besar yang diduga merupakan bagian dari tabung bahan bakar cair roket pembawa satelit.

Sehari berselang, pada Selasa (20/10), warga kembali menemukan objek berbentuk kubah yang dilengkapi kabel serta komponen lainnya. Lokasi penemuan kubah tersebut langsung dipasangi garis polisi guna menjaga kesterilan tempat kejadian perkara.

Konfirmasi Asal-Usul Roket

Person in Charge Civil Aviation Publication Team Bandara H Asan Sampit, Zachrudien, menyatakan serpihan tersebut dipastikan merupakan bagian dari roket China Zhuque 2E yang jatuh di wilayah Kotawaringin Timur pada Minggu (18/10) sekitar pukul 17.36 WIB. Konfirmasi itu diperoleh setelah pihak bandara berkoordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi.

Petunjuk identifikasi juga didapat dari kode ‘2ZQE31-20-15 240256KY’ yang tertera pada bagian serpihan. KNKT mencermati kode tersebut memiliki kemiripan dengan nama roket pembawa satelit milik China sebelum akhirnya dikonfirmasi oleh Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa di bawah BRIN.

Komando Resor Militer 102/Panju Panjung membenarkan adanya temuan benda logam tersebut dan telah mengerahkan personel ke lokasi. Pasi Intel Korem 102/Panju Panjung, Mayor Inf Andry Suwiatmojo, menyampaikan bahwa aparat telah memantau informasi tersebut dan mendatangi tempat kejadian.

Evakuasi dan Penelusuran Lanjutan

Sebelumnya, serpihan yang ditemukan pada Senin telah dievakuasi ke Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Iskandar Pangkalan Bun untuk menjalani identifikasi lanjutan demi keamanan. Sementara itu, temuan objek berbentuk kubah pada Selasa sempat menarik perhatian para buruh perkebunan yang mendatangi lokasi untuk melihat langsung.

KNKT juga telah berkoordinasi dengan AirNav Indonesia serta sejumlah operator penerbangan guna memastikan situasi. Hasil koordinasi menunjukkan tidak ada laporan pesawat yang mengalami hilang kontak terkait peristiwa jatuhnya benda antariksa tersebut.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mendekati, menyentuh, atau memindahkan benda asing yang ditemukan di lapangan. Warga diminta untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan benda serupa karena diduga masih ada serpihan lain yang belum ditemukan di kawasan perkebunan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *