Hukum & Kriminal

Viral Poster Asusila Karyawati di Mal Gresik Dicopot

Viral Poster Asusila Karyawati di Mal Gresik Dicopot

Pengunjung sebuah pusat perbelanjaan di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dihebohkan oleh keberadaan poster berisi tuduhan tak pantas yang ditujukan kepada seorang karyawati toko ponsel. Pihak pengelola mal mengambil tindakan cekatan dengan melepas dan menyita materi tersebut selang beberapa saat setelah terpasang pada Kamis (29/10).

Beredar Rekaman Video dan Isu Perselingkuhan

Rekaman visual berdurasi 12 detik yang tersebar di platform digital dan aplikasi perpesanan memperlihatkan materi berupa kolase foto wanita tanpa pakaian dari bagian dada ke atas yang tertempel di pilar mal. Tulisan pada kertas tersebut menyasar seorang perempuan berinisial ZR dengan tuduhan keterlibatan dalam praktik prostitusi daring.

“Turut Berduka Cita atas meninggalnya urat malu ZR (inisial wanita dalam foto) open BO VCS pegawai Ibox Icon mall Gresik,” demikian keterangan dalam poster.

Selain poster utama, terdapat lembaran lain yang menampilkan gambar perempuan bersama beberapa bentuk alas kaki. Tulisan di dalamnya menyindir mengenai kebutuhan uang untuk membeli sandal. Dalam video yang sama, terlihat pula seorang wanita berbusana hitam mendatangi toko ponsel di dekat pilar tersebut dan meluapkan kemarahannya kepada salah satu pekerja di sana.

Pihak manajemen mengungkapkan bahwa insiden penempelan ini diduga kuat dipicu oleh permasalahan pribadi atau dugaan perselingkuhan.

Langkah Tegas Pengelola Mal

General Manager Mall Gresik, Andiyanto Vino, mengonfirmasi insiden yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB tersebut. Ia menyampaikan bahwa personel keamanan bergerak cepat begitu menyadari adanya benda yang tidak selayaknya terpasang di area publik.

“Jadi enggak lebih sampai satu menit itu langsung melakukan tindakan. Jadi yang pertama poster yang ditempel itu kami sita dan kita jadikan sebagai barang bukti,” kata Vino pada Sabtu (31/10).

Meskipun fisik selebaran sudah dibersihkan dan hanya meninggalkan bekas perekat pada pilar, dokumentasi rekaman pengunjung sudah terlanjur meluas di internet. Vino mengonfirmasi bahwa perempuan dalam foto tersebut memang tercatat sebagai karyawan di salah satu gerai penyewa tempat.

Manajemen mal menegaskan tidak mengintervensi urusan personal yang melatarbelakangi kejadian ini. Tim internal pusat perbelanjaan kini difokuskan untuk mengumpulkan data demi mengidentifikasi pelaku yang nekat menempelkan konten asusila di ruang publik.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *