Nasional

Truk Asam Sulfat Kecelakaan di Turunan Kertek Wonosobo

Truk Asam Sulfat Kecelakaan di Turunan Kertek Wonosobo

Sebuah truk yang mengangkut tiga ton cairan asam sulfat mengalami kecelakaan tunggal di jalur penyelamat Prumbanan, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, pada Kamis pagi. Peristiwa tersebut bermula ketika kendaraan melaju di jalanan menurun dan diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman.

Kronologi Kecelakaan Truk Muatan Asam Sulfat

Kecelakaan tunggal itu melibatkan truk Toyota Dyna berpelat nomor K 9713 FP yang dikemudikan oleh BR, warga Tambakaji, Ngaliyan, Kota Semarang. Kendaraan tersebut melaju dari arah Parakan menuju Kertek dengan membawa muatan cairan kimia yang dikemas dalam sejumlah jeriken seberat kurang lebih tiga ton.

Menurut Kasubsi Penmas Si Humas Polres Wonosobo, Aiptu Nanang Wibowo, insiden terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Menjelang lokasi kejadian yang berupa jalan beraspal menurun dan lurus, sistem pengereman truk diduga tidak berfungsi sehingga laju kendaraan menjadi tidak terkendali.

Melihat kondisi tersebut, pengemudi berinisiatif membelokkan truknya masuk ke jalur penyelamat hingga akhirnya kendaraan dapat berhenti. Akibat kejadian ini, sang pengemudi mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Kabupaten Wonosobo, sementara kendaraan mengalami kerusakan.

Bahaya Cairan Asam Sulfat

Asam sulfat dikenal sebagai cairan kimia yang sangat korosif dan banyak digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai kebutuhan industri. Beberapa pemanfaatannya meliputi industri pupuk, aki kendaraan, pembersihan logam, deterjen, sektor pertambangan, hingga bidang farmasi.

Zat kimia cair ini memiliki risiko yang sangat tinggi bagi kesehatan manusia maupun lingkungan apabila terjadi paparan secara langsung tanpa penanganan yang tepat. Oleh sebab itu, sisa produksi dari bahan tersebut dikategorikan sebagai limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *