Politik

Prabowo Sentil Negara Pengolok Karhutla: Perusahaan Mereka Terlibat

Prabowo Sentil Negara Pengolok Karhutla: Perusahaan Mereka Terlibat
Daftar Isi
  1. Sikap Tenang dan Janji Umumkan Perusahaan Pelanggar
  2. Ancaman Pencabutan Izin Konsesi
  3. Terorisme Lingkungan dan Pengusutan Tuntas

Presiden Prabowo Subianto menyentil sejumlah negara yang menghina dan mengejek Indonesia terkait masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurut Prabowo, perusahaan-perusahaan asal negara tersebut justru ikut terlibat dan bertanggung jawab atas bencana karhutla yang melanda berbagai daerah di Indonesia.

Sikap Tenang dan Janji Umumkan Perusahaan Pelanggar

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026), seperti dilaporkan Liputan6.com. Prabowo menyatakan bahwa Indonesia bersikap tenang dan bertanggung jawab dalam menghadapi masalah ini, meskipun ada pihak luar yang melontarkan ejekan.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa terdapat banyak perusahaan asing yang terlibat dalam kasus karhutla di Indonesia. Ia berjanji akan membuka dan mengumumkan nama-nama perusahaan yang melanggar aturan tersebut pada waktunya.

Ancaman Pencabutan Izin Konsesi

Dalam kesempatan berbeda saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (21/10/2026), Prabowo menuturkan bahwa fenomena karhutla tidak hanya dipicu oleh faktor alam, melainkan juga campur tangan manusia. Pemerintah, kata dia, tidak akan ragu mencabut seluruh izin perusahaan yang terbukti melanggar aturan.

Prabowo membeberkan bahwa ada korporasi yang telah melanggar izin konsesi hingga belasan bahkan 19 kali. Ia menegaskan bahwa pihak pemerintah tidak akan segan-segan untuk mencabut izin operasional siapa saja yang terbukti melakukan pelanggaran berulang.

Terorisme Lingkungan dan Pengusutan Tuntas

Prabowo menilai tindakan pembakaran hutan yang dilakukan oleh oknum korporasi sudah masuk dalam kategori terorisme lingkungan serta kejahatan terhadap kemanusiaan. Alasannya, perbuatan tersebut membahayakan kesehatan jutaan warga negara.

Pemerintah, menurut Prabowo, tidak boleh memandang remeh persoalan ini dan akan menanganinya secara masif. Ia telah menginstruksikan kepolisian, kejaksaan, Kementerian Kehutanan, TNI, serta intelijen untuk melakukan penyelidikan mendalam agar kasus tersebut bisa diusut hingga tuntas.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *