Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan penataan terhadap sejumlah jembatan penyeberangan orang di Ibu Kota. Pelaksanaan sebagian program penataan fasilitas tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada awal tahun depan.
Rencana Penataan dan Pembongkaran JPO
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan program penataan JPO tersebut telah disiapkan melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Selain melakukan penataan, pemerintah daerah juga akan membongkar sejumlah JPO yang dinilai sudah tidak berfungsi dengan baik.
Menurut Pramono, kegiatan pembongkaran JPO yang sebelumnya sempat direncanakan memang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026. Ia memastikan tindakan tersebut tidak akan mengganggu kelancaran arus transportasi maupun aktivitas warga.
Pramono menambahkan, keberadaan JPO yang akan dibongkar tersebut memang sudah tidak difungsikan dengan baik oleh masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk segera merampungkan proses pembongkaran bangunan yang sudah tidak relevan tersebut.
Program penataan JPO ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI dalam membenahi fasilitas penyeberangan bagi pejalan kaki di wilayah Jakarta. Sebelumnya, beberapa JPO sempat menjadi sorotan publik karena dinilai sudah tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, seperti JPO di kawasan Jati Padang hingga Kota Bambu.
Sumber: Berita - Detikcom








