Nasional

Daftar Gunung di Pulau Jawa yang Alami Karhutla

Daftar Gunung di Pulau Jawa yang Alami Karhutla
Daftar Isi
  1. Gunung Ciremai
  2. Gunung Lawu
  3. Gunung Sumbing
  4. Gunung Arjuno-Welirang dan Gunung Bromo

Sejumlah gunung di wilayah Pulau Jawa dilanda kebakaran hutan dan lahan pada pekan ini dengan beberapa di antaranya masih dalam upaya pemadaman hingga Jumat. Peristiwa ini mencakup gunung-gunung dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Gunung Ciremai

Kebakaran hutan dan lahan terdeteksi di Gunung Ciremai, Jawa Barat, pada Rabu malam sekitar pukul 20.44 WIB. Humas Masyarakat Peduli Api Silihwangi Majakuning Asep mengatakan, seperti dilaporkan detikJabar, kebakaran bermula di area perbatasan hutan Desa Seda dan merambat ke area lain saat subuh.

Hingga Jumat, proses pemadaman masih berlangsung di mana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan menyiapkan operasi water bombing. Di darat, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, relawan, pemadam kebakaran, serta BPBD dibagi ke dalam sejumlah titik koordinat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu menuturkan bahwa medan yang terjal serta perubahan arah dan kecepatan angin menjadi kendala dalam strategi pemadaman dan pembuatan sekat bakar.

Gunung Lawu

Lereng Gunung Lawu di Jawa Tengah dilanda karhutla sejak Kamis pekan lalu yang awalnya terjadi di petak 28, 32, dan 62c Desa Gondosuli. Per Rabu lalu, api menyebar ke wilayah Kecamatan Ngargoyoso dan puncak Hargo Dalem.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan menyebut karhutla berdampak pada lahan seluas 490 hektare dan menduga kebakaran disebabkan oleh aktivitas manusia. Status penanganan kebakaran di lokasi ini pun telah ditetapkan sebagai tanggap bencana.

Gunung Sumbing

Kawasan Gunung Sumbing di Jawa Tengah masih dilanda kebakaran hingga Jumat pagi di petak 20-1 Kabupaten Temanggung dan petak 23 di Kabupaten Wonosobo. Kesatuan Pemangku Hutan Kedu Utara Dimyati menyampaikan bahwa luas kawasan terdampak mencapai 779,4 hektare yang meliputi area sabana, pohon kemlandingan gunung, serta hutan rimba campuran.

Petugas terus memantau perkembangan kebakaran meski upaya pemadaman kerap terkendala cuaca dan angin kencang. Kondisi angin membuat pergerakan api berlangsung cepat sehingga belum mampu diimbangi oleh petugas.

Gunung Arjuno-Welirang dan Gunung Bromo

Karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, terdeteksi sejak Kamis pekan lalu. Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini mengungkapkan bahwa titik awal kebakaran berada di Pasuruan dan meluas ke Kabupaten Malang, Kota Batu, serta Kabupaten Mojokerto.

Luas area terbakar di kawasan tersebut telah mencapai 736,8 hektare. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim Satriyo Nurseno menjelaskan bahwa puluhan personel gabungan harus berjalan kaki mendaki karena titik api berada di ketinggian yang tidak dapat dijangkau kendaraan bermotor.

Sementara itu, kobaran api di Gunung Bromo yang bermula dari Bukit Kembang pada Kamis pekan lalu dilaporkan belum sepenuhnya padam pada Minggu sebelumnya. Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sempat membatasi akses wisata, namun membuka kembali kawasan Penanjakan pada Jumat dini hari setelah tidak ada titik api yang terpantau.

Meski karhutla telah padam, kejadian ini menelan enam korban jiwa dari tim gabungan yang gugur usai memadamkan api. Korban terbaru adalah seorang sekuriti hotel dan relawan bernama Suraji yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif, menyusul lima korban lainnya dari unsur petugas balai besar, karyawan hotel, serta masyarakat mitra polhut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *