Massa aksi unjuk rasa 28 Oktober mulai membubarkan diri dari kawasan sekitar Hotel Indonesia (HI) serta Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta. Lalu lintas kendaraan pada kedua ruas jalan utama tersebut kini telah kembali dibuka dan dapat dilintasi oleh masyarakat.
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia di lokasi, alur kepulangan massa berlangsung sejak pukul 19.45 WIB. Meski area demo sudah steril dari kerumunan peserta, sejumlah personel gabungan TNI dan Polri tetap terlihat bersiaga di kawasan tersebut. Di samping itu, empat orang demonstran dilaporkan ditangkap oleh petugas kepolisian yang mengenakan pakaian putih.
Tuntutan kepada Pemerintah
Aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta ini melibatkan elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta kelompok masyarakat sipil. Dalam aksinya di kawasan Bundaran HI, para demonstran membawa lima poin tuntutan yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kelima tuntutan tersebut mencakup penetapan status bencana nasional, pengelolaan APBN yang berfokus pada kepentingan rakyat, serta penurunan biaya pendidikan. Selain itu, massa juga mendesak pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), hingga penghentian militerisasi di ruang sipil.








