Pendidikan

Kemensos Resmikan 100 Gedung Sekolah Rakyat di Makassar

Kemensos Resmikan 100 Gedung Sekolah Rakyat di Makassar

Kementerian Sosial berencana menggelar acara peresmian gedung Sekolah Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 28 Oktober 2026. Agenda tersebut menandai perayaan satu tahun berjalannya program pendidikan berasrama yang dirancang khusus bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Konsep Pendidikan Berasrama dan Penguatan Karakter

Sekolah Rakyat hadir sebagai inisiatif pemerintah guna memberikan akses pendidikan gratis dan aman dari perundungan kepada anak-anak dari kelompok rentan. Selama tinggal di asrama, para siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar mengajar formal dari para guru.

Pemerintah turut melibatkan personel Taruna Bhakti Nusantara yang berasal dari unsur TNI dan Polri untuk mendampingi para siswa. Pendampingan tersebut bertujuan membentuk kedisiplinan serta membangun kebiasaan hidup yang tertib dan mandiri.

Di samping itu, Kementerian Sosial juga memberdayakan sumber daya manusia di lingkungan sekolah untuk bertindak sebagai Agen Perlinsos. Mereka dilibatkan dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga agar warga rentan di sekitar dapat didaftarkan ke dalam sistem pangkalan data terpadu.

Target Perluasan Kapasitas dan Fasilitas

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan bahwa target jangkauan Sekolah Rakyat akan terus ditingkatkan pada masa mendatang. Pemerintah memproyeksikan pembangunan sebanyak 250 gedung permanen dapat segera rampung guna memperluas cakupan layanan.

Fasilitas pendidikan tersebut ditargetkan mampu menampung sekurang-kurangnya 140 ribu siswa yang mencakup jenjang pendidikan dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Seluruh pencapaian serta kerja keras tersebut akan ditampilkan dalam rangkaian acara peresmian 100 gedung Sekolah Rakyat di Makassar. Berdasarkan laporan detikcom, jalannya peresmian ini juga dapat disaksikan melalui fasilitas siaran langsung secara daring guna memperluas gaung pemerataan pendidikan bagi masa depan bangsa.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *