Pendidikan

Cegah Mahasiswa Putus Kuliah, Universitas Yarsi Sediakan Beasiswa

Cegah Mahasiswa Putus Kuliah, Universitas Yarsi Sediakan Beasiswa

Universitas Yarsi berkomitmen menjaga keberlangsungan pendidikan para mahasiswanya di tengah tantangan ekonomi yang terjadi saat ini. Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada mahasiswa yang terpaksa putus kuliah akibat terkendala masalah finansial.

Skema Pendanaan dan Dana Padanan

Rektor Universitas Yarsi, Prof. Ratna Sitompul, mengatakan bahwa pihak yayasan telah menyiapkan berbagai skema dukungan bantuan biaya pendidikan, mulai dari sistem dana padanan atau matching fund, penguatan dana abadi atau endowment fund, hingga optimalisasi penghimpunan dana zakat. Selain mengalokasikan anggaran riset senilai Rp5 miliar per tahun untuk seluruh disiplin ilmu, universitas juga memperluas jangkauan bantuan bagi mahasiswa yang membutuhkan.

Seperti dilaporkan Liputan6.com, Ratna menjelaskan bahwa institusinya telah memiliki anggaran sekitar Rp2,5 miliar dari berbagai pemberi beasiswa eksternal. Guna memperkuat dukungan tersebut, pihak yayasan memberlakukan kebijakan dana padanan dengan menyumbangkan nominal yang sama besarnya.

“Sebetulnya kita sudah memiliki dana kurang lebih Rp2,5 miliar dari berbagai pemberi beasiswa. Namun demikian, yayasan menginginkan matching funding. Jadi kalau dari luar kita dapat Rp2,5 miliar, maka dari yayasan akan menyumbangkan untuk beasiswa Rp2,5 miliar,” ujar Ratna usai acara wisuda di Universitas Yarsi, Sabtu (24/10/2026).

Ratna menuturkan bahwa skema tersebut berfungsi sebagai langkah preventif untuk memastikan dinamika perekonomian keluarga tidak menghalangi mahasiswa dalam merampungkan masa studinya. Pihaknya berupaya keras agar tidak ada peserta didik yang harus berhenti di tengah jalan karena ketidakmampuan membayar biaya kuliah. Universitas Yarsi juga menerima mahasiswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Kartu Jakarta Pintar, dan yayasan berkomitmen menutupi kekurangan dana yang ada di tengah kondisi ekonomi orang tua yang sedang mengalami kesulitan.

Penyusunan Bantuan Terstruktur dan Kriteria Penerima

Sebelumnya, Universitas Yarsi memberikan subsidi mandiri bagi mahasiswa yang menghadapi kendala finansial di tengah masa studi agar mereka tetap diizinkan menyelesaikan program pendidikannya. Kini, pihak universitas mulai merancang perhitungan bantuan pembiayaan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan dengan mengombinasikan beasiswa eksternal, anggaran internal, dana abadi, serta dana zakat.

Mengenai sasaran penerima, Ratna memaparkan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dengan mengutamakan skala prioritas kebutuhan mahasiswa. Bantuan ini tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang memiliki catatan akademik tinggi, tetapi juga terbuka bagi mahasiswa dengan prestasi biasa yang memiliki kesungguhan belajar tinggi dalam keterbatasan ekonomi.

Pelaksanaan wisuda Universitas Yarsi pada semester genap tahun akademik 2025/2026 yang berlangsung Sabtu, 24/10/2026, mengukuhkan sebanyak 325 wisudawan yang mencakup 258 sarjana, 66 magister, dan satu doktor.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *