Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama komunitas Borneo Kind menggelar penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kalimantan Timur, Sabtu (31/10). Aksi lingkungan yang berlangsung di kilometer 47 Jalan Poros Samarinda-Balikpapan ini bertujuan memulihkan kawasan yang sempat terdampak kebakaran hutan dan lahan.
Bibit Endemik dan Komitmen Otorita IKN
Berdasarkan keterangan tertulis Otorita IKN, jenis bibit yang ditanam merupakan vegetasi kayu-kayuan khas Kalimantan. Ragam bibit tersebut meliputi balangeran, bangris, tengkawang, kapur, gaharu, nyamplung, hingga meranti.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan bahwa penghijauan semestinya menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin dan konsisten, bukan sekadar agenda seremonial belaka. Ia menyebutkan pihak Otorita IKN telah menjadikan aksi menanam pohon sebagai aktivitas berkala.
“Kami di Otorita IKN sudah menjadi lifestyle. Bukan seremonial. Saya boleh challenge, kami dua minggu sekali nanam pohon di Otorita IKN. Makanya kami sangat mendukung dan terlibat dalam kegiatan Borneo Kind ini,” kata Basuki.
Basuki menambahkan, upaya perlindungan serta pemulihan kondisi hutan memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, pihak pemerintah maupun kelompok masyarakat tidak bisa berjalan sendirian dalam menangani persoalan lingkungan hidup.
“Kerja sama ini harus kita teruskan. Saya ingin Kalimantan Timur menanam pohon menjadi lifestyle,” ujarnya.
Gerakan Save Our Forest Komunitas Borneo Kind
Keterlibatan Borneo Kind pada aksi ini juga menunjukkan peran aktif komunitas kreator konten dalam mengangkat isu-isu lingkungan ke tengah publik. Ketua Borneo Kind Wawan Irawan menjelaskan, kelompok ini mulanya berisikan pembuat konten yang kemudian membuka ruang partisipasi lebih luas bagi masyarakat untuk merespons isu alam.
“Hari ini adalah bagian dari bagian kita melawan isu Karhutla yaitu dengan cara menanam pohon,” kata Wawan.
Wawan menuturkan aksi ini merupakan tahap awal dari rangkaian gerakan Save Our Forest yang direncanakan berlanjut ke tahap berikutnya. Ia berharap kepedulian publik semakin meningkat untuk menjaga Tahura Bukit Soeharto sebagai area konservasi yang kaya akan keanekaragaman flora dan fauna.








