Militer Inggris memiliki sejarah penggunaan kendaraan taktis unik, salah satunya truk lapis baja ringan yang mendapat julukan si babi. Kendaraan militer ini difungsikan untuk memobilisasi para prajurit di medan tugas.
Sejarah Truk Lapis Baja FV1611
Berdasarkan arsip museum Airborne Assault seperti dilansir detikcom, truk tersebut memiliki nama resmi FV1611. Kendaraan ini dikembangkan dari sasis seri FV1600 Humber 1 Ton Truck yang awalnya dirancang sebagai truk lapis baja konvensional sebelum diadaptasi menjadi pengangkut personel lapis baja atau Armoured Personnel Carrier.
Kendaraan yang dikenal sebagai babi ini mulai diperkenalkan ke publik pada era 1950-an dengan jumlah produksi mencapai sekitar 1.700 unit. Truk ini aktif dipakai dalam berbagai penugasan, termasuk konflik The Troubles di Irlandia Utara, hingga masa penarikan operasionalnya pada awal dekade 1990-an.
Pada mulanya, armada ini diserahkan kepada kepolisian Royal Ulster Constabulary di Irlandia Utara. Seiring berjalannya waktu, rancangannya disempurnakan dan didistribusikan ke berbagai satuan Angkatan Darat Inggris, mencakup pasukan lintas udara, mulai tahun 1960-an dan seterusnya.
Alasan Julukan Si Babi dan Berbagai Varian
Asal-usul penamaan tersebut bermula dari konstruksi kendaraan yang tidak dipersiapkan sejak awal untuk menanggung beban tambahan berupa pelat baja. Situasi ini memengaruhi kinerja kendaraan secara keseluruhan, khususnya ketika pengemudi melakukan pengereman, sehingga truk tersebut bergerak lamban layaknya seekor babi.
Kendaraan ini mempunyai beberapa pengembangan varian lain, di antaranya Kremlin Pig yang dibekali pelindung baja ekstra serta jaring pengaman anti-RPG guna merespons eskalasi ancaman keamanan. Varian berikutnya adalah Flying Pig yang mengusung kelengkapan berupa layar antihuru-hara dengan fitur dapat diperpanjang.
Selain itu, terdapat pula model Humber Hornet yang unitnya dimodifikasi khusus guna mengintegrasikan sistem rudal Malkara bagi keperluan operasional pasukan lintas udara.
Seluruh armada si babi akhirnya resmi purna tugas dari layanan operasional militer pada awal dekade 1990-an dan posisinya digantikan oleh kendaraan taktis AT105 Saxon.
Sumber: Berita - Detikcom








