Seorang perempuan mengalami luka berat setelah tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Rangkasbitung-Tanah Abang atau Green Line di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (30/10/2026) siang.
Evakuasi dan Penanganan Korban
Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada jalur antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang yang melibatkan Commuter Line Nomor 1693D. Korban perempuan yang menderita luka berat akibat insiden tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menggunakan ambulans.
Pihak KAI Commuter berkoordinasi dengan Polsek Metro Tanah Abang guna mengevakuasi korban dari lokasi kejadian. Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh pada rangkaian kereta, petugas memastikan kondisi telah aman dan KRL dapat melanjutkan perjalanannya kembali pada pukul 12.00 WIB.
Dampak Perjalanan dan Imbauan
Insiden penemperan ini berdampak pada terganggunya jadwal operasional KRL. Tercatat ada tiga perjalanan KRL yang mengalami keterlambatan berkisar antara dua hingga empat belas menit akibat kejadian tersebut.
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh warga agar senantiasa mengutamakan keselamatan dan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api demi kelancaran perjalanan serta keselamatan bersama.
Sumber: Berita - Detikcom








